Hampir 29 Juta Orang Terkena Sanksi Pelanggaran di PPKM I dan II

Senin, 08 Februari 2021 - 15:56 WIB
loading...
Hampir 29 Juta Orang...
Pemerintah memastikan bahwa penegakan disiplin protokol kesehatan terus dilakukan baik saat PPKM I maupun II. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan bahwa penegakan disiplin protokol kesehatan terus dilakukan baik saat PPKM I maupun II. Bahkan menurut Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Syafrizal hampir 29 juta orang terkena sanksi dalam penegakan prokes.

“Sejak PPKM I sampai kemudian II, bukan tidak kurang aparat penegak disiplin prokes sudah memberikan tindakan hampir 29 Juta orang. 29 juta case sudah diberikan teguran, denda, sanksi. Kemudian juga denda pekerjaan sosial dan macam-macam dengan jumlah yang ratusan ribu,” katanya dalam acara Evaluasi Pelaksanaan PPKM Tahap II di Provinsi Jawa – Bali, Senin (8/2/2021).

(Baca: Evaluasi PPKM, Satgas Covid-19: Belum Menunjukkan Hasil Besar, tapi Terjadi Perbaikan)

Namun menurutnya jumlah ini tidak akan bermakna signifikan jika tidak semua pihak ikut berpartisipasi di dalam menegakan prokes. Apalagi menurutnya jumlah ini hanya menjangkau tempat-tempat publik saja.

“Yang ditegakan 29 juta mungkin di jalan-jalan saja atau di pertokoan saja. Padahal pandemi kita ini untuk Jawa-Bali hampir semua kabupaten/kota sudah terpapar. Oleh karenanya disamping penegakan prokes terus kita lakukan baik di PPKM I maupun di PPKM II. Dan nantinya di PPKM mikro kita akan turunkan lagi sampai level terbawah untuk penegakan prokesnya,” paparnya.

(Baca: PPKM Mikro Berlaku Besok, Pemda Mulai Petakan Zonasi RT Hari Ini)

Dia menekankan bahwa sanksi adalah pilihan terakhir pada hakikatnya. Pihaknya tetap melakukan persuasi. “Sehingga sebanyak mungkin masyarakat kita sadar betul bahwa pandemi ini berbahaya. Dan kita mengimbau semua orang bukan saja menjaga diri tapi juga menjaga keluarga, menjaga keluarga, menjaga tetangga. Terakhir adalah jaga negara,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Pentingnya Taiwan Menghadapi...
Pentingnya Taiwan Menghadapi Pandemi di Masa Depan
Cegah Lonjakan Kasus...
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Partai Perindo Minta Pemerintah Gencarkan Vaksin dan Prokes
Satgas Covid-19 Terbitkan...
Satgas Covid-19 Terbitkan SE Terbaru, Apa Isinya?
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Naik, Wakil Ketua MPR: Protokol Kesehatan Harus Diaktifkan Lagi
Masyarakat Diimbau agar...
Masyarakat Diimbau agar Disiplin Lagi Memakai Masker
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Kepsek Angkat Bicara...
Kepsek Angkat Bicara Usai Heboh SMKN 3 Wonosari Diduga Tahan Ijazah Siswanya
Kasus Pneumonia Meningkat,...
Kasus Pneumonia Meningkat, Berikut Langkah Pencegahannya
Rekomendasi
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Jika Perang Nuklir Terjadi,...
Jika Perang Nuklir Terjadi, 300 Juta Orang di AS Bisa lenyap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved