Angka COVID-19 Makin Tinggi, MK Diminta Pikirkan Risiko PSU Sengketa Pilkada 2020

Senin, 25 Januari 2021 - 06:30 WIB
loading...
Angka COVID-19 Makin...
Pakar Epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman berharap MK mempertimbangkan situasi pandemi COVID-19 pada sidang pendahuluan perselisihan pilkada. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi ( MK ) pada Selasa 26 Januari 2021 dijadwalkan menggelar sidang sengketa Pilkada 2020 . Terkait hal itu, Pakar Epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman berharap MK mempertimbangkan situasi pandemi COVID-19 pada sidang pendahuluan perselisihan pilkada.

“Kita ini sudah serius banget (masalah pandemi), jadi kalau ada keputusan Pemilihan Suara Ulang (PSU) wah itu harus dipikirkan lagi dampaknya terhadap sebaran wabah. Bisa-bisa jadi klaster baru," ujar Dicky dalam keterangannya, Senin (25/1/2021). Baca juga: KPU Tetapkan AdnanKio Pasangan Kepala Daerah Terpilih Pilkada Gowa 2020

Sebab, pilkada serentak yang dilaksanakan dalam rentang waktu September hingga Desember 2020 kemarin sudah cukup berdampak pada penyebaran COVID-19. “Dampaknya saja masih sangat panjang, ini baru dampak awal, yang terburuk belum terlihat akibat Pilkada," kata Dicky. Baca juga: Sambut Sengketa Pilkada, MK Lantik Pamen Brimob Jadi Kabag Keamanan

Pertimbangan potensi munculnya klaster baru akibat PSU, lanjut Dicky, harus menjadi masukan bagi hakim konstitusi pada sidang pendahuluan. "Harusnya ditunda, kecuali kita mau makin terpuruk," pungkas Dicky yang juga seorang praktisi dan peneliti Global Health Security dan Pandemi.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Gantikan Anwar Usman,...
Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Adi Resmi Jadi Hakim MK usai Ucap Sumpah
Respons KPK soal MK...
Respons KPK soal MK Putuskan Hanya BPK Berhak Hitung Kerugian Negara
Aturan Uang Pensiunan...
Aturan Uang Pensiunan DPR Inkonstitusional Bersyarat, MK: Bikin UU Baru
MK Nyatakan Gugatan...
MK Nyatakan Gugatan Roy Suryo dkk Soal KUHP dan UU ITE Tidak Jelas
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Berita Terkini
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Infografis
6 Cara Cegah Risiko...
6 Cara Cegah Risiko Penularan Covid-19 saat Libur Panjang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved