Keadaban Publik Merosot, Haedar Nashir Ajak Hidupkan Etika Al-Hujarat

Minggu, 24 Januari 2021 - 16:41 WIB
loading...
Keadaban Publik Merosot,...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Hedar Nashir meminta masyarakat untuk menghidupkan kembali etika Al Hujarat di dalam Alquran. Foto/youtube
A A A
JAKARTA - Selain karena politik, kehadiran media sosial juga membuat nilai-nilai Islam kian terdistorsi. Media sosial telah membuat masyarakat bernapas pendek dan miopik, sehingga mudah terbelah.

Baca juga : Cantrang Sempat Dilarang dan Kini Dilegalkan, KKP Kasih Penjelasan Ini

Dalam situasi seperti ini, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menilai perlu dihidupkan kembali nilai-nilai akhlak qur’ani. Hal ini guna menghadirkan masyarakat yang beretika dalam kehidupan media sosial

“Kita perlu menghidupkan Al-Hujarat etics dalam membangun keadaban publik,” katanya dikutip dari website resmi PP Muhammadiyah, Minggu (24/1/2021).

(Baca: Haedar Nashir: Untuk Bangkit, Pemerintah Harus Berani Buat Kebijakan Ekonomi yang Adil)

Haedar menyampaikan etika dan keadaban publik di Indonesia terdistorsi karena pertarungan politik yang keras. Bahkan cenderung menyisakan masalah bagi masyarakat.

Ketika pesta pora politik telah selesai di tingkat elite, ada berbagai residu konflik yang terus direproduksi di tataran masyarakat. Hal ini membuat kehidupan sosial menjadi sumpek. Akibatnya agama yang dibawa oleh kekuatan Islam arus utama moderat terhambat oleh konflik politik.

“Ketika agenda keprajuritan jadi arus dalam masyarakat, maka agenda-agenda besar untuk membangun peradaban dan membangun keadaban publik menjadi terhambat, terdistorsi oleh agenda-agenda seperti ini,” ujarnya.

Baca juga : Pertama di Inggris, Masjid Jadi Pusat Vaksinasi COVID-19

Padahal menurutnya umat Islam mempunyai peran menghadirkan etika agama dalam kehidupan publik yaitu sebagai agama rahmatan lil alamin. Selain itu umat Islam juga membawa misi kerisalahan Nabi Muhammad untuk menyempurnakan akhlak.

“Ketika Nabi membangun masyarakat Madinah Al-Munawarah, Nabi membangun akhlak yang tidak hanya terkait norma baik-buruk individu namun harus menjadi etika kehidupan publik,” tuturnya.

(Baca: Muhammadiyah Pertanyakan Urgensi Perpres Ekstremisme)

Hal ini sebagaimana nilai-nilai di Indonesia yang berbudaya luhur seperti sopan santun, guyub rukun dan saling menolong. Menurutnya inilah yang harus dikedepankan dalam masyarakat dan mewarnai kehidupan publik.

“Begitupun dengan Indonesia yang sering dikenal sebagai bangsa yang berbudaya luhur dengan banyak karakter masyarakat lokal ikut mewariskan mata rantai bagus. Misalnya hidup sopan santun, guyub rukun, saling menolong, saling mengunjungi, dan hidup baik dengan tetangga,” pungkasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Serangan ke Prabowo...
Serangan ke Prabowo di Medsos Tak Organik, Pengamat Curigai Pola yang Tidak Biasa
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Rekomendasi
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
Jepang Tahan Swedia...
Jepang Tahan Swedia 1-1, Samurai Biru Lolos ke 32 Besar dan Siap Tantang Brasil
Berita Terkini
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Jokowi Pakai Baju dan...
Jokowi Pakai Baju dan Topi Logo PSI Mulai Blusukan ke Lampung
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved