Kemenkominfo Kembali Gelar Anugerah Media Humas 2024

Jum'at, 11 Oktober 2024 - 20:42 WIB
loading...
Kemenkominfo Kembali...
Kemenkominfo kembali menggelar ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2024. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kemenkominfo ) kembali menggelar ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2024. Tercatat ada 162 instansi yang karyanya dinilai enam pakar selama tiga bulan.

Kegiatan AMH 2024 yang mengusung tema “Harmonisasi Humas Indonesia untuk Pembangunn Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas” ini diselenggarakan di Ballroom Hotel Pullman Bandung, Kamis, 10 Oktober 2024.

Sebanyak enam katagori penghargaan diberikan bagi tiga kelompok peserta. Masing-masing kelompok peserta yakni Kementerian/Lembaga, BUMN, dan BUMD, lalu kelompok Perguruan Tinggi Negeri (PTN), serta Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota.

Baca juga: Kominfo Buka Pendaftaran PPPK 2024, Tersedia 4.873 Formasi

Selain itu diberikan penghargaan Terbaik bagi masing-masing kelompok serta pemberian apresiasi kepada Penyuluh Informasi Publik (PIP).

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informasi, Prabunindya Refta Revolusi, menyambut gembira atas antusiasme peserta Anugerah Media Humas 2024 kali ini. “Anugerah Media Humas 2024 ini bisa jadi motivasi bagi insan humas meningkatkan produk kehumasan yang ada di Indonesia,” katanya, Jumat (11/10/2024).

Baca juga: Mengenal EWS, Layanan Terbaru Kominfo untuk Peringatan Dini Bencana

Insan humas, sebutnya, di masa depan menghadapi disrupsi teknologi berupa kehadiran Artificial Intelegent (AI) seiring diimplementasikannya teknologi 5-G di tahun 2030 yang membuat manusia memasuki masa singularity yakni, masa di mana AI sama cerdasnya dengan manusia.

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo ini memaparkan wajah baru humas di era teknologi AI ini. Insan humas perlu terus berbenah untuk berinovasi mencari terobosan supaya tetap diatas kecerdasan AI.

AI ini bisa saja memberikan manfaat sebagai alat untuk menyerderhanakan pekerjaan humas yang rumit. Insan humas harus bisa memanusiakan produk AI dalam mengerjakan tugas-tugas kehumasan sehingga menjadi lebih cepat.

“Biasakan cari ide dan inspirasi dengan menggunakan AI. Insan humas harus tetap experience menggunakan AI sehingga pada akhirnya tahu apa yang bisa digunakan dengan AI. Sebab, fungsi kehumasan diyakininya tidak bisa digantikan oleh teknologi AI. Wisdom tetap harus jadi domain yang tidak bisa digantikan oleh AI.

AI bisa dimanfaatkan mempercepat pekerjaan, meningkatkan kinerja. Menggantikan pekerjaan yang rutin, efisiensi, sehingga insan humas lebih fokus pada hal-hal yang lebih strategis. “Insan humas harus bisa naik kelas, melompat lebih jauh lagi, lebih positif membangun citra di masyarakat yang menjadi tantangan,” imbuhnya.

Ketua Dewan Juri Anugerah Media Humas 2024, Wicaksono, menyebutkan dalam karya yang diikutsertakan, insan humas melalui karyanya telah mampu menunjukkan kepekaan, inovasi dan kemampuan beradaptasi dengan teknologi AI. “Ini sangat menggembirakan karena ada peningkatan baik dari segi jumlah peserta maupun kualitas karya yang diikutsertakan,” kata Wicaksono.

Adapun dewan juri yang menilai karya insan humas tersebut antara lain Wicaksono untuk Juri Katagori Media Sosial, Ummi Salamah sebagai Juri Katagori Kampanye Komunikasi Publik dan Wahyu Dhyatmika Juri Katagori Penerbitan Media Internal (Inhouse Magazine).



Lalu ada Ratna Susilowati sebagai Juri Katagori Siaran Pers (Media Online), Metta Dharmasaputra Juri Katagori Website, dan Kania Sutisnawinata sebagai Juri Katagori Media Audiovisual.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkomdigi: PP TUNAS...
Menkomdigi: PP TUNAS untuk Bantu Orang Tua, Bukan Menggantikan Peran
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Mengapa Banyak Orang...
Mengapa Banyak Orang Pilih Menghilang dari Media Sosial? Ini Alasannya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
MNC University Edukasi...
MNC University Edukasi Siswa Baru SMPN 72 Jakarta tentang Bijak Bermedia Sosial
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
Berita Terkini
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved