Mensos Pekerjakan 15 Pemulung di PT Waskita Karya

Jum'at, 22 Januari 2021 - 00:14 WIB
loading...
Mensos Pekerjakan 15...
Mensos Tri Rismaharini mengantarkan 15 pemulung binaan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Education, Religion Bee Entertainment (ERBE) untuk bekerja di PT. Waskita Karya (Persero) Tbk. Foto/SINDOnews/komaruddin bagja a
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengantarkan 15 pemulung binaan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Education, Religion Bee Entertainment (ERBE) untuk bekerja di PT. Waskita Karya (Persero) Tbk.

Dari 15 pemulung tersebut, sebanyak 5 di antaranya Riyadi, Agus Suprijadi, Agus Hardian, Pertinatus Aunsi dan Andri Gunawan Prasetyo merupakan binaan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi. Sedangkan, 10 lainnya yaitu Sogiandi, Hendra Kuswara, Dedi Mulyadi, Didi Kanadi, Abdullah, Achmad Faisal, Nurcholis, Zul Arsyil Mazid, Maimunah, dan Muslimin merupakan binaan LKS ERBE yang juga mitra kerja Kementerian Sosial (Kemensos). "Saya mewakili pemerintah dan Kemensos mengucapkan terima kasih kepada PT. Waskita Karya (Persero) Tbk yang telah memberikan kesempatan kepada saudara-saudara kita. Saya yakin mereka akan mendapatkan penghasilan yang lebih baik," tutur Risma, Kamis (21/1/2021). Baca juga: Rapat Perdana dengan Risma, Komisi VIII: Kok Cuma Blusukan di Jakarta?

Pendapatan mereka saat menjadi pemulung rata-rata sebesar Rp30.000. Hal itu menyebabkan mereka sulit mendapatkan tempat tinggal sehingga memilih menetap di kolong jembatan atau di trotoar. Saat ini, mereka tinggal sementara di Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi. "Kemensos sediakan balai untuk tempat tinggal mereka sementara sebelum mereka mandiri. Kami akan siapkan tidak hanya balai di Bekasi dan Jakarta, tetapi juga balai-balai di seluruh Indonesia," jelas Risma. Baca juga: Banyak yang Nyinyir Aksi Blusukan Risma, PDIP: Jalan Terus Bu

Setelah mandiri, kata Risma, mereka akan ditempatkan di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) yang saat ini sedang dalam proses pembangunan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Direktur Utama PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, Destiawan Soewardjono menyambut baik gagasan Kemensos ini. "Pada intinya banyak pekerjaan di proyek PT. Waskita Karya (Persero) Tbk yang bisa dikerjakan semua orang tanpa perlu keahlian khusus. Apalagi mereka sudah dapat pelatihan di Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi dan LKS," bebernya.

Destiawan akan menyesuaikan penempatan kerjanya dengan pengalaman kerja dan keahlian yang mereka miliki. Hal ini bertujuan agar mereka mudah beradaptasi dengan pekerjaan di lapangan. Jika proyek selesai, tim proyek akan melakukan evaluasi pada pekerja. Jika pekerja itu rajin dan hasil kerjanya bagus, maka tim proyek akan mengajak bekerja kembali pada proyek selanjutnya. Destiawan juga menambahkan pihak Waskita akan mendukung program ini. "Kami akan siapkan di banyak proyek kami yang bisa merekrut sumber daya manusia selama di proyek tersebut masih banyak aktivitas yang memerlukan tenaga kerja," imbuhnya.

PT. Waskita Karya (Persero) Tbk sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki tugas di bidang pembangunan infrastruktur telah menyiapkan peluang kerja di lokasi proyek seluruh Indonesia. Rencananya, 15 pemulung tersebut akan disebar ke tiga lokasi proyek PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, yaitu di Cimanggis Depok, Bekasi dan Cibitung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permudah Reaktivasi...
Permudah Reaktivasi BPJS PBI-JK, Mensos: Bisa di Desa dan Kelurahan
Intip Kemegahan Masjid...
Intip Kemegahan Masjid Istiqlal dan Terowongan Silaturahmi yang Dikunjungi Paus Fransiskus
Belum Ditahan, Kuncoro...
Belum Ditahan, Kuncoro Wibowo Dicecar KPK Soal Perannya dalam Distribusi Bansos
KPK Setor Rp4,6 Miliar...
KPK Setor Rp4,6 Miliar dari Terpidana Korupsi Proyek Waskita Karya ke Negara
Kejagung Periksa 4 Saksi...
Kejagung Periksa 4 Saksi terkait Kasus Dugaan Korupsi Proyek Tol Japek
Dugaan Korupsi Tol Layang...
Dugaan Korupsi Tol Layang Jakarta-Cikampek, 2 Saksi dari Waskita Karya Diperiksa
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
Waskita Karya Bangun...
Waskita Karya Bangun Sejumlah Proyek di Timur Tengah, Termasuk Ma'taf Ka'bah
Menteri PU Apresiasi...
Menteri PU Apresiasi Waskita Karya Bangun Sekolah Rakyat Surabaya, Progres 45 Persen
Rekomendasi
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Vespa Sprint, Primavera,...
Vespa Sprint, Primavera, dan Liberty Ditarik Kembali Masalah Lampu Depan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved