Pencarian Dihentikan, Tim DVl Polri Identifikasi Lagi 4 Korban Sriwijaya Air

loading...
Pencarian Dihentikan, Tim DVl Polri Identifikasi Lagi 4 Korban Sriwijaya Air
Tim DVI kembali berhasil mengindentifikasi 4 jenazah sehingga sudah 47 korban yang telah terindentifikasi dari total 62 penumpang dan awak Sriwijaya Air SJ-182. Foto: SINDOnews/Okto Rizky Alpino
JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali berhasil mengidentifikasi empat jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182, pada Kamis (21/1/2021). Total korban yang teridentifikasi hingga hari ke-13 pencarian korban Sriwijaya Air berjumlah 47 jenazah.

"Tim berhasil mengidentifikasi empat korban pada hari ini. Sehingga korban yang berhasil diidentifikasi sebanyak 47," kata Karopenmas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Kamis (21/1/2021).

(Baca:Operasi SAR Sriwijaya Air Dihentikan, Kabasarnas: Besok Tabur Bunga Bersama Keluarga)

Empat korban yang teridentifikasi pada hari ini, dikatakan Rusdi berhasil diketahui melalui pencocokan DNA yang diambil dari pihak keluarga yang disandingkan dengan data post mortem (setelah kematian) korban.



"Untuk empat tersebut antara lain yang pertama atas nama korban Seviadaro, perempuan, berumur 24 tahun, kemudian yang kedua korban atas nama angga fernanda afrion, laki-laki, berumur 27 tahun, kemudiam yang ketiga korban atas nama Rion yogatama, laki-laki berumur 29 tahun, dan yang keempat korban atas nama rusni, perempuan, berumur 44 tahun," ujarnya.

(Baca:Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Resmi Dihentikan)

Rusdi menambahkan, hingga hari ke-13 pencarian korban kecelakaan pesawat SriwijayaAir, Tim DVI sudah menerima sebanyak 324 kantong jenazah serta 264 kantong properti dari tim SAR gabungan. Dengan apa yang sudah diperoleh, lanjut dia, semoga kedepannya Tim DVI dapat segera merampungkan proses identifikasi seluruh korban Sriwijaya Air SJ 182.



"Mudah-mudahan besok tim bisa mengidentifikasi lagi korban-korban yang dapat dikenali sehingga bisa memberikan kepastian kepada keluarga korban," ungkapnya.
(muh)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top