Demi Rasa Keadilan, Lemkapi Minta Rekomendasi Komnas HAM Diproses Secara Hukum

Sabtu, 09 Januari 2021 - 22:01 WIB
loading...
Demi Rasa Keadilan,...
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan, mengatakan, demi rasa keadilan seluruh rekomendasi Komnas HAM harus diproses hukum. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komnas HAM telah memberikan rekomendasi atas kematian 6 laskar FPI kepada Polri. Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) meminta semua rekomendasi tersebut diproses secara hukum.

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan, mengatakan, dalam rekomendasi Komnas HAM, Polri diminta mendalami dugaan pelanggaran HAM dalam penembakan 6 laskar FPI. Namun di sisi lain Lemkapi juga minta Polri mengusut tuntas sumber senjata api ilegal milik laskar FPI dan memproses secara hukum penyerangan laskar terhadap aparat di jalan tol Karawang. "Kami berpandangan, penyerangan laskar bersenjata api ilegal terhadap aparat negara yang sah jika terbukti bisa dikategorikan pelanggaran hukum," ungkap Edi Hasibuan di Jakarta, Sabtu (9/1/2021). (Baca juga: Komnas HAM Tegaskan Penembakan 6 Laskar FPI Pelanggaran HAM)

Mantan anggota Kompolnas ini sepenuhnya menghormati putusan Komnas HAM, walaupun dalam putusannya ada yang membingungkan publik. Dimana sejak awal pihaknya melihat Polri sangat terbuka dan transfaran kepada Komnas HAM dan masyarakat. Semua masukan Komnas HAM tentu akan diklarifikasi dan diusut tuntas berdasarkan bukti dan keterangan saksi di lapangan. "Kita harapkan semua rekomendasi Komnas HAM ini akan diproses demi memberikan rasa keadilan kepada semua pihak," katanya. (Baca juga: Polri Bentuk Tim Khusus Tindaklanjuti Temuan Komnas HAM Soal Penembakan Laskar FPI)

Selain itu, Lemkapi juga mendukung tim khusus yang dibentuk Kapolri segera bekerja. Tim ini beranggotakan Bareskrim, Divisi Hukum, dan Propam Polri. "Cara kerja Polri tentu berbeda dengan tim Komnas HAM. Polri bekerja untuk kepentingan proses hukum dan kerjanya berdasarkan undang undang serta hasilnya harus bisa dipertanggung jawabkan secara hukum" ungkap pakar hukum pidana Universitas Bhayangkara Jakarta ini.

(Baca Juga : Versi Komnas HAM, Senjata Milik Laskar FPI Pabrikan dan Tergolong Canggih )

Menurut doktor ilmu hukum ini, tim khusus Polri ini akan mengumpulkan bukti dan keterangan saksi sebelum meningkatkanya ke tingkat penyidikan. Jika semua bukti yang diserahkan Komnas HAM cukup, tentu oknum yang bersalah, jika terbukti bersalah,, akan diproses secara hukum. "Kami yakin Kapolri akan tegas dan tidak akan pernah membiarkan oknum yang melanggar hukum ," tutup," ungkap dosen Hukum dan HAM ini.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rekomendasi
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved