Komnas HAM Cek Fisik Mobil Laskar FPI dan Polisi
Senin, 21 Desember 2020 - 17:09 WIB
loading...
Komisioner dan petugas Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memeriksa mobil petugas kepolisian dan Front Pembela Islam (FPI) yang terlibat baku tembak di KM 50 Tol Jakarta Cikampek di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/12/2020). Foto/SINDOnew
A
A
A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ( Komnas HAM ) melakukan cek fisik kendaraan dari kepolisian dan anggota Laskar Khusus Front Pembela Islam (FPI) , Senin (21/12/2020). Hal ini dilakukan untuk menyelidiki insiden di KM 50 Tol Jakarta Cikampek yang menewaskan enam Laskar FPI.
Tiga anggota Komnas HAM yang datang ke Polda Metro Jaya Khorul Anam, Beka Ulung, dan Aminudin. Ketiganya datang sekitar pukul 14.20 WIB dan langusng ditemui oleh DIrtipidum Bareskrim Brigjen Andi Riyan dan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.
Seusai berbincang di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, ketiga komisioner Komnas HAM tersebut langsung menuju lokasi penyimpanan mobil milik anggota FPI dan kepolisian yang terlibat penyerangan tersebut.
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung mengapresiasi pihak Kepolisian yang telah memberikan akses secara penuh terhadap barang bukti kendaraan yang selama ini menjadi alat bukti utama dalam kasus tersebut. "Kami apresiasi apa yang dilakukan oleh Polri karena kami diperkenankan cek fisik kendaraan yang menjadi barang bukti," katanya di Polda Metro Jaya.
Dia menjelaskan, ada tiga kendaraan yang diperiksa oleh pihaknya. Yaitu dua kendaraan berwarna silver milik angota kepolisian dan sebuah mobil bermerek Chevrolet Spin yang digunakan oleh Laskar Khusus FPI. "Kami boleh melakukan pemeriksaan secara fisik baik itu dari luar dan juga kami bisa memeriksa kondisi dalam kendaraan," tegasnya.
Tiga anggota Komnas HAM yang datang ke Polda Metro Jaya Khorul Anam, Beka Ulung, dan Aminudin. Ketiganya datang sekitar pukul 14.20 WIB dan langusng ditemui oleh DIrtipidum Bareskrim Brigjen Andi Riyan dan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.
Seusai berbincang di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, ketiga komisioner Komnas HAM tersebut langsung menuju lokasi penyimpanan mobil milik anggota FPI dan kepolisian yang terlibat penyerangan tersebut.
Komisioner Komnas HAM Beka Ulung mengapresiasi pihak Kepolisian yang telah memberikan akses secara penuh terhadap barang bukti kendaraan yang selama ini menjadi alat bukti utama dalam kasus tersebut. "Kami apresiasi apa yang dilakukan oleh Polri karena kami diperkenankan cek fisik kendaraan yang menjadi barang bukti," katanya di Polda Metro Jaya.
Dia menjelaskan, ada tiga kendaraan yang diperiksa oleh pihaknya. Yaitu dua kendaraan berwarna silver milik angota kepolisian dan sebuah mobil bermerek Chevrolet Spin yang digunakan oleh Laskar Khusus FPI. "Kami boleh melakukan pemeriksaan secara fisik baik itu dari luar dan juga kami bisa memeriksa kondisi dalam kendaraan," tegasnya.
Lihat Juga :