Intoleransi dan Radikalisme Ganggu Stabilitas Negara

Jum'at, 18 Desember 2020 - 04:11 WIB
loading...
Intoleransi dan Radikalisme...
Sahabat Berjuang Tanpa Pamrih (BTP) mendukung penuh segala tindakan pemerintah, TNI dan Polri dalam memberantas intoleransi dan radikalisme. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sahabat Berjuang Tanpa Pamrih (BTP) mendukung penuh segala tindakan pemerintah, TNI dan Polri dalam memberantas intoleransi dan radikalisme.

Ketua Sahabat BTP Suriana Sirait mengatakan, segala bentuk tindakan intoleransi dan radikalisme, mengganggu ketentraman dan stabilitas negara maka wajib diberantas sampai tuntas. "Negara tidak boleh kalah dari intoleransi dan radikalisme karena kami tidak ingin negara yang sangat kami cintai hancur ke-Bhinekaan-nya yang sudah diperjuangkan oleh pahlawan-pahlawan kita," kata Suriana di Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2020). (Baca juga: ASN Terpapar Radikalisme, Kemenag: Tidak Ada Pilihan, Harus Diberhentikan)

Suriana menjelaskan, Indonesia merupakan negara yang majemuk. Kemajemukan tersebut adalah kekuatan dari bangsa. Oleh sebab itu, dirinya mengutuk keras penindasan terhadap minoritas dan berharap penegakkan hukum untuk netral dan tidak tebang pilih dalam menanggapi kasus-kasus yang terjadi di Indonesia. Pemerintah, kata dia, wajib melindungi dan menjamin hak konstitusional minoritas. Dapat dilihat tingginya pelanggaran kekerasan berkeyakinan dan beragama dan intoleransi di Indonesia. (Baca juga: IPNU Berharap Calon Kapolri Peduli Terhadap Radikalisme di Kalangan Pelajar)

Tak lupa, Suriana juga meminta pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) berlandaskan Pancasila, mengembalikan kurikulum Pancasila di pendidikan 12 tahun yakni SD sampai dengan SMA. Kemudian memberikan informasi yang mudah dijangkau sampai ke pelosok desa mengenai Pancasila dan Kebhinekaan.

Tujannya untuk meminimalisasi permasalahan SDM yang kurang paham tentang Pancasila dan mengurangi tingkat intoleransi beragama di Indonesia. "Pemerintah harus berperan aktif menjadi mercusuar dalam menyuarakan Pancasila dan semua yang berkaitan dengan kesatuan dan keutuhan Negara Republik Indonesia," tutupnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Rekomendasi
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Berita Terkini
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved