IPNU Berharap Calon Kapolri Peduli Terhadap Radikalisme di Kalangan Pelajar

Sabtu, 05 Desember 2020 - 17:15 WIB
loading...
IPNU Berharap Calon...
Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) Aswandi Jailani mengungkapkan calon Kapolri harus memiliki sensitivitas terhadap radikalisme yang masih marak, termasuk di kalangan pelajar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis akan memasuki usia pensiun. Calon penerusnya harus memiliki integritas dan sensitivitas terhadap radikalisme yang masih marak, tak terkecuali di kalangan pelajar. Calon Kapolri ke depan juga harus dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena dengan begitulah bisa menerjemahkan maksud dan tujuan presiden untuk pembangunan nasional. Serta mengetahui visi misi Presiden Jokowi dengan sangat baik.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) Aswandi Jailani mengungkapkan hal tersebut mengingat selama ini radikalisme di sekolah masih berkembang sehingga perlu ditangani secara serius. “Radikalisme di kalangan pelajar menurut penelitian sudah mencapai lebih dari 20%. Ini perlu tindakan serius dari Polri,” katanya pada Sabtu (5/12/2020). (Baca juga: Kaum Milenial Sangat Rentan Terpapar Faham Radikalisme)

Aswandi menjelaskan, para pelajar merupakan generasi penerus tongkat estafet kepemimpinan masa depan bangsa. Jika mereka teracuni paham radikal, tentu masa depan Indonesia terancam. IPNU sebagai organisasi yang menaungi para pelajar siap bersinergi untuk mengatasi problematika sosial ini. “Kami siap bersinergi untuk mengurangi persoalan radikalisme di sekolah. Selama ini, kami telah bergerak melalui berbagai program demi merangkul mereka menuju jalan moderat,” kata Aswandi. (Baca juga: Potensi Radikalisme di Kalangan Pelajar Jadi Bahan Evaluasi Kurikulum)

Aswandi juga berharap agar Kapolri mendatang memiliki visi kuat dan pengalaman yang cakap. Sebab, tantangan sosial ke depan membutuhkan penanganan yang serius agar bangsa tetap terjaga dalam keamanan dan kenyamanan menjalani kehidupan di negeri ini. “Kapolri harus kaya pengalaman dalam menangani problematika sosial sehingga permasalahan lebih berat yang akan dihadapinya nanti tidak ragu lagi dalam menghadapi dan menyelesaikannya,” katanya. (Baca juga: Polres Sinjai Edukasi Pelajar soal Bahaya Radikalisme)

Dia berharap pembangunan nasional dan cita-cita Indonesia Emas 2045 dengan adanya bonus demografi dapat tercapai dengan maksimal. “Bonus demografi harus dimanfaatkan betul agar tidak menjadi masalah dan Indonesia Emas di satu abad nanti bisa terwujud,” pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usulan Masa Jabatan...
Usulan Masa Jabatan Kapolri 3 Tahun Dinilai Mereduksi Hak Prerogatif Presiden
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Ratusan Pelajar dan...
Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Istana untuk Anak Sekolah
Bertemu Wapres, Josepha...
Bertemu Wapres, Josepha Alexandra Peserta Cerdas Cermat Diberi Motivasi Terus Belajar dan Berprestasi
SPPG Polri di Pejaten...
SPPG Polri di Pejaten Terapkan Sistem MBG Prasmanan ke Pelajar
Asrorun Niam: Pondasi...
Asrorun Niam: Pondasi NU Dibangun di Atas Komitmen Persatuan
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
MNC University Hadir...
MNC University Hadir di GoodBye Fest 2026 SMKN 1 Cileungsi, Hadirkan Edukasi Interaktif bagi Generasi Muda
Rekomendasi
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
Berita Terkini
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved