Rekapitulasi Suara, Bawaslu Ingatkan KPU Potensi Selisih Sirekap dan Manual

Kamis, 17 Desember 2020 - 09:00 WIB
loading...
Rekapitulasi Suara,...
Bawaslu mengingatkan KPU soal kemungkinan selisih perbedaan hasil rekapitulasi antara sirekap dan hitung manual. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Upaya penggunaan teknologi dalam Pilkada 2020 tidak berjalan mulus. Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) memperingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai kemungkinan akan ada perbedaan hasil penghitungan suara pada Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) dengan manual.

Berdasarkan pengamatan Bawaslu, ada KPUkKabupaten/kota yang menggunakan 100 persen Sirekap, menggabungkan Sirekap dan penghitungan manual, dan penghitungan secara manual. Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menerangkan salah satu masalah dalam penghitungan secara manual.

“Saat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) melaksanakan rekapitulasi secara manual dengan peranti lunak (software) excel, penjumlahan data tidak diformulasi secara otomatis. Hal ini menyebabkan munculnya kesalahan tidak terdeteksi, terutama soal penggunaan surat suara,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Rabu (16/12/2020).

(Baca: Pilkada 2020, Kemenangan Politik Dinasti Bisa Hambat Demokrasi di Tingkat Lokal)

Afif, sapaan akrabnya, menjelaskan perubahan metode rekapitulasi menjadi menggunakan cara manual berpotensi memunculkan dua informasi yang berbeda. Kedua informasi itu adalah hasil rekapitulasi secara manual dan hasil suara di tempat pemungutan suara (Formulir C.Hasil-KWK) di Sirekap yang dimasukan oleh PPK setelah dikeluarkan berita acara rekapitulasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
KPU Kaji E-Voting, Partai...
KPU Kaji E-Voting, Partai Perindo Ingatkan Kesiapan Sistem Jadi Penentu
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Akan Gugat KPU terkait Ijazah Jokowi
Rekomendasi
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
Berita Terkini
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved