Ajak Lawan Corona, Enggartiasto Sebut Tenaga Medis Adalah Superhero

Selasa, 12 Mei 2020 - 20:58 WIB
loading...
Ajak Lawan Corona, Enggartiasto...
Penyerahan bantuan APD dari Enggartiasto Lukita dan Yayasan Sahati kepada RSHS Bandung. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyerukan agar semua elemen bangsa membantu tenaga medis yang berjuang menghabiskan waktunya dan bertaruh nyawa di berbagai rumah sakit mengobati pasien virus Corona (Covid-19 ).

Enggartiasto menganggap para tenaga medis adalah pahlawan atau superhero sesungguhnya melawan pandemi ini.

Dukungan tersebut juga ditunjukan Enggartiasto dengan memberikan bantuan untuk tenaga medis ke banyak daerah, termasuk di Bandung, Jawa Barat hari ini.

"Kita harus dukung, dan bantu mereka yang ada di garda depan 'perang' terhadap pandemi ini, yakni tenaga-tenaga medis kita. Kita bukan hanya harus mengapresiasi mereka. Tapi juga mendukung sepenuhnya dengan apa yang kita bisa. Karena mereka lah superhero sesungguhnya saat ini," tutur Enggartiasto Lukita, Selasa (12/5/2020). (Baca juga: Asal Penuhi Syarat Ini, PNS Bisa Lakukan Perjalanan Dinas )

Enggar menceritakan berbagai kisah miris gugurnya tenaga medis karena terjangkit virus Corona baru ini, di tengah upaya mereka menyembuhkan pasien.

Menurut Enggartiasto, Sudah seharusnya Enggartiasto dilengkapi alat pelengkap diri (APD) dan fasilitas lainnya yang melindungi diri mereka. "Saya sedih betul ini terjadi berulang. Memang, tidak ada satu negara pun yang siap dengan pandemi Covid-19. Negara Adi Daya pun goncang. Karenanya, tidak mungkin kita hanya menyandarkan semuanya kepada pemerintah. Kita harus bantu mereka," serunya.

Bantuan APD dan lainnya tersebut diserahkan oleh Iyok Supriatna (General Manager éL Hotel Royale Bandung) bersama tim yang mewakili Enggartiasto Lukita kepada Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan Rumah Sakit Umum Bungsu Bandung.

Serah terima bantuan ini pula disaksikan langsung oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bandung, yaitu Anhar Hadian (Sekretaris Dinkes Kota Bandung) dan dr. Herliani Sudardja (Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kota Bandung).

Sebaliknya, perwakilan dari Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan Rumah Sakit Umum Bungsu Bandung serta seluruh tenaga medis yang berjuang di dalamnya mengucapkan terima kasih atas bantuan ini.

"Bantuan ini sangat berguna dan dibutuhkan bagi tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam mengatasi wabah Covid-19," kata dr Herliani Sudardja.

Jika sebelumnya saat menjadi Menteri Perdagangan, Enggartiasto mengumpulkan pengusaha untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan dan Idul Fitri.

Pada Ramadhan kali ini, dia mengumpulkan pra pengusaha bersama Alek Sumadi Seng dan Then Herry Yulianto dari Yayasan Sahati memberangkatkan bantuan ke banyak daerah dan rumah sakit.

Enggartiasto juga menyatakan apa yang dilakukan Chandra Asri, PT Indonesia SEIA, dan juga Pakuwon Grup melalui Pakuwon Peduli, akan terus bergulir menggamit pihak-pihak lain yang peduli untuk membantu pemerintah menuntaskan wabah ini.

Sumbangan guna penanganan Covid-19 ini adalah kali kelima yang diberangkatkan Enggartiasto, Sumadi Seng, dan Then Herry. Yang berhasil digalang Enggar meliputi 1,3 juta masker bedah, 300.000 masker KN-95, 40.000 pelindung wajah (face shield), 60.000 medical safety suit (alat pelindung diri/APD), dan sarung tangan medis 100.000 set. Selain itu, Enggar dan Yayasan Sahati juga menyiapkan 175 ribu unit alat rapid test dan 30 unit ventilator.

Selain di Bandung, alat-alat itu sudah dan akan didistribusikan ke Jakarta, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Cirebon, dan Banyuwangi.

Sementara, hotel éL Hotel Royale Bandung sendiri, adalah hotel bintang empat yang dikelola oleh éL Hotel International dengan konsep “city & business hotel”.

Hotel ini berdiri sejak 3 Maret 2017 dan sebelumnya merupakan hotel legendaris yang bernama Grand Royal Panghegar, yang telah berdiri sejak tahun 1922.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Dugaan Korupsi Beras...
Dugaan Korupsi Beras Bansos, Muhadjir: Pernah Masuk Radar Inspektorat Kemensos
Soal Dugaan Korupsi...
Soal Dugaan Korupsi Bansos Beras di Kemensos, Wapres: Kita Perbaiki Sistem
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
SDGs Kesehatan dan Litbang
SDGs Kesehatan dan Litbang
Soal Dugaan Korupsi...
Soal Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 DKI, Partai Garuda Minta Jangan Apriori Dulu ke KPK
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Diserang Virus Misterius,...
Diserang Virus Misterius, Warga Kazakhstan Diwajibkan Pakai Masker hingga 2025
Rekomendasi
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Jelang Sidang Hak Asuh...
Jelang Sidang Hak Asuh Anak, Pihak Ruben Onsu Sebut Peluang Damai dengan Sarwendah Makin Menipis
Berita Terkini
Analisis Kritis dan...
Analisis Kritis dan Metodologis Terkait Dugaan Under-Invoicing di Sektor Sawit
Soal Sosok Konglomerat...
Soal Sosok Konglomerat Tan Kian di Kasus Febrie Adriansyah, Polri: Saksi, Bukan Ditahan
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Indonesia Darurat Korupsi,...
Indonesia Darurat Korupsi, Senator Filep Desak RUU Perampasan Aset Disahkan
4 Kombes Pol Dimutasi...
4 Kombes Pol Dimutasi Jadi Penyidik Kortas Tipidkor pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved