Bisnis Budidaya Ikan Lohan di Kuningan Bangkit Lagi Berkat Banpres Produktif

Kamis, 03 Desember 2020 - 14:58 WIB
loading...
Bisnis Budidaya Ikan...
Een Sukreno (56 tahun) tak pernah menyangka bahwa bisnis budidaya ikan lohan yang sudah digeluti selama 10 tahun mengalami penurunan penjualan secara drastis diterpa pandemi
A A A
KUNINGAN - Een Sukreno (56 tahun) tak pernah menyangka bahwa bisnis budidaya ikan lohan yang sudah digeluti selama 10 tahun mengalami penurunan penjualan secara drastis diterpa dampak pandemi Covid-19.

"Dalam kondisi normal, saya bisa meraih pendapatan tak kurang dari Rp2 juta sebulan. Bahkan, bisa mencapai Rp4 juta bila terjual ikan Lohan ukuran besar," ucap perempuan asal Awirarengan, Kuningan, Jawa Barat, tersebut.

Ikan lohan yang dibudidaya Een bersama putranya, sudah menembus pasar luar Kuningan. Seperti NTB, Lampung, Bekasi, Surabaya, dan Riau. Belum lama, ada juga datang untuk membeli benih lohan dalam jumlah besar dari Majalengka dan Cianjur.

Bahkan, aku Een, dirinya pernah mendapat pesanan dari India namun tidak bisa dipenuhi karena takut risiko benih lohan mati saat perjalanan pengiriman ke sana.
Bisnis Budidaya Ikan Lohan di Kuningan Bangkit Lagi Berkat Banpres Produktif

Een menambahkan, kenapa dirinya memilih bisnis budidaya ikan Lohan karena faktor harganya yang terus tinggi. Untuk setiap tiga ekor benih Lohan dibandrol seharga Rp100 ribu. Kalau sudah jadi, ikan kecil lohan dihargai Rp150 ribu per ekor.

"Yang ukuran sedang harganya bisa mencapai Rp700 ribu. Sedangkan yang ukuran besar, tak kurang dari harga Rp2 juta," ucap Een.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BP Taskin Mulai Proyek...
BP Taskin Mulai Proyek Percontohan Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Kuningan
Mardiono PPP Serahkan...
Mardiono PPP Serahkan SK Rekomendasi ke Ridho-Kamdan
Anies Baswedan Ingin...
Anies Baswedan Ingin Menang Telak di Tanah Kelahirannya
Menteri Teten Dorong...
Menteri Teten Dorong RUU Perkoperasian Segera Disahkan DPR
Hattrick! Jateng Kembali...
Hattrick! Jateng Kembali Jadi Provinsi Terbaik Penyalur KUR Nasional
Menkop Teten: Thrifting...
Menkop Teten: Thrifting Bukan Masalah, yang Dilarang Penjualan Barang Bekas Selundupan Luar Negeri
Viral Video Mesum Ibu...
Viral Video Mesum Ibu Vs Anak Kandung Durasi 11 Detik Gemparkan Warga Kuningan
Cetak Wirausaha Tangguh,...
Cetak Wirausaha Tangguh, Menteri Teten Apresiasi Program Pertamina UMK Academy
Fakta-Fakta Gempa Kuningan...
Fakta-Fakta Gempa Kuningan Jabar, Pernah Terjadi pada Tahun 1947
Rekomendasi
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Berita Terkini
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
3 Lanud Naik Jadi Tipe...
3 Lanud Naik Jadi Tipe B, Ini Daftar Kolonel TNI AU yang Dilantik sebagai Danlanud
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved