Segera Tindak Tegas OPM

Kamis, 03 Desember 2020 - 05:25 WIB
loading...
Segera Tindak Tegas...
Pemerintah tak boleh mengabaikan manuver kelompok separatis di Papua. Bahkan, bila perlu, TNI/Polri melakukan penegakan hukum, termasuk mengirimkan satuan tempur jika dianggap perlu.
A A A
PEMERINTAH harus bersikap tegas terhadap Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang mendeklarasikan kemerdekaan Papua Barat dari Indonesia. Meskipun terjadi friksi di dalam organisasi pemberontak itu, deklarasi tersebut tetap tak bisa dianggap remeh. Sebab, jika dibiarkan, berpotensi mendapatkan legitimasi dari dunia internasional.

Penegasan pemisahan diri dan tidak lagi ikut kebijakan Pemerintah Indonesia disampaikan Ketua Gerakan Persatuan Pembebasan Papua Barat atau The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda dalam pelariannya ke Inggris.Tak hanya deklarasi kemerdekaan, Benny juga menyatakan diri sebagai Presiden sementara dalam pemerintahan sementara Papua itu.

Dengan gagah, Benny mengumumkan pembentukan pemerintah sementara Papua Barat dan menegaskan tidak akan lagi tunduk pada apa yang disebutnya sebagai aturan militer ilegal Jakarta. Papua diklaim Benny akan menerapkan konstitusi sendiri dan tidak akan tunduk kepada pemerintah Indonesia. Dia juga akan segera mengumumkan jajaran kabinet dan perdana menteri dalam pemerintahannya itu.

Klaim Benny tentu membahayakan bagi stabilitas keamanan dan kehidupan bernegara. Beberapa daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah pusat berpotensi melakukan hal yang sama. Deklarasi kelompok Benny Wenda itu harus ditindak tegas oleh penegak hukum. Sangat disayangkan, perayaan ulang tahun OPM pada 1 Desember lalu dibiarkan begitu saja, termasuk kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang di kawasan Monas, Jakarta.

Meskipun deklarasi Pemerintah Papua versi Benny Wenda, jika dilihat dari kacamata hukum internasional tidak memiliki dasar, karena belum diakui oleh negara lain, bisa jadi kelak negara-negara yang memiliki ketegangan dengan Indonesia seperti Australia atau negara-negara Kepulauan Pasifik yang pada 2017 lalu sudah memberikan dukungan. Apalagi, Inggris, tempat bersembunyi Benny, secara geopolitik memiliki kepentingan di kawasan Kepulauan Pasifik hingga Benua Australia.

Pemerintah tak boleh mengabaikan manuver yang tengah dilakukan oleh kelompok separatis di Papua itu. Bahkan, bila perlu, TNI/Polri melakukan penegakan hukum. Bahkan, jika diperlukan mengirimkan satuan tempur, mengingat deklarasi kemerdekaan Papua itu bisa dikualifikasikan sebagai tindakan makar dan merongrong pemerintahan yang sah.

Apalagi, kelak jika pemberontakan yang dilakukan OPM tersebut juga disuarakan oleh media-media dari Australia dan Inggris yang dikenal tidak ramah dengan Indonesia, seperti yang terjadi pada 1999 lalu di Timor Timur (Timor Leste), tentu apa yang dilakukan OPM tersebut semakin mendapatkan jalan mulus.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Eks Kabais TNI: Pernyataan...
Eks Kabais TNI: Pernyataan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Bisa Dianggap sebagai Ancaman
Kapolri Tekankan Sinergisitas...
Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri dan Elemen Bangsa Kunci Utama Jaga NKRI
Prabowo Kutip Surat...
Prabowo Kutip Surat Ar-Ra'd Ayat 11: Keselamatan Bangsa Terwujud Jika Bersatu
Hari Santri 2025: Santri...
Hari Santri 2025: Santri Jadi Penjaga Iman dan Keindonesiaan
Habib Nabiel Al Musawa...
Habib Nabiel Al Musawa Beberkan Peran Ulama dan Habaib Perjuangkan NKRI
Mendikdasmen Resmikan...
Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
TMMD ke-128, Warga Papua...
TMMD ke-128, Warga Papua Bahagia Jalan Menuju Pantai dan Sekolah Mulai Diperbaiki
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Rekomendasi
Pengadilan Tolak Seluruh...
Pengadilan Tolak Seluruh Gugatan Nikita Mirzani, Reza Gladys Menang Telak
Mercedes-Benz Luncurkan...
Mercedes-Benz Luncurkan eActros Lowliner, Truk Logistik Jarak Jauh
Rekomendasi Microdrama...
Rekomendasi Microdrama V+Short Bertema Perselingkuhan, Konfliknya Bikin Emosi!
Berita Terkini
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Noel Jelang Vonis Kasus...
Noel Jelang Vonis Kasus Pemerasan di Kemnaker: Naik Asam Lambung Saya
Kejagung Ungkap Tersangka...
Kejagung Ungkap Tersangka Dadan Hindayana dan 2 Eks Waka BGN Bekerja Sama dan Saling Mengetahui
Tersangka Korupsi, Silmy...
Tersangka Korupsi, Silmy Karim dan Pejabat Imigrasi Dinonaktifkan dari Jabatan
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved