Corona Berkepanjangan, Warga Kelas Menengah Terancam Jatuh Miskin

Senin, 11 Mei 2020 - 19:30 WIB
loading...
A A A
“Pemerintah perlu membuat kebijakan antisipatif di sektor ekonomi untuk antisipasi dua bulan ke depan. Sebab, mayoritas masyarakat berdasarkan survei ini menyatakan tidak mampu untuk memenuhi kebutuhanya setelah dua bulan ke depan,” tuturnya.(Baca juga: Doni Monardo Ajak Lindungi Kelompok Rentan Covid-19 )

Menurut dia, kebijakan untuk tinggal di rumah mengurangi pendapatan masyarakat. Angkanya cukup tinggi, sekitar 33,2% sangat terganggu dan 48,3% mengganggu pendapatan.

CESPELS mendesak pemerintah melakukan perbaikan manajemen pananganan Covid-19. Alasannya, masyarakat masih menilai kinerja pemerintah buruk dan belum optimal. Pemerintah, menurut Ubedilah, perlu menangani tingkat kecemasan masyarakat yang sangat tinggi. Kecemasan itu berkaitan dengan kemampuan ekonomi dan ketidaknyamanan terhadap lingkungan sekitar.

Menurut dia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat kebijakan baru untuk program belajar di rumah karena mayoritas tidak merasa tidak nyaman.

Dalam survei CESPELS tergambar suara masyarakat yang menginginkan adanya program internet gratis. Pendapat itu disampaikan mencapai 55,4% responden. Kebijakan tersebut dinilai akan membantu kegiatan belajar dan bekerja dari rumah.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
SDGs Kesehatan dan Litbang
SDGs Kesehatan dan Litbang
Dokter Reisa Ungkap...
Dokter Reisa Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Pesat
Kemenkes Minta Masyarakat...
Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Subvarian Baru Omicron
Menko PMK Sebut Covid-19...
Menko PMK Sebut Covid-19 Peringkat 14 Penyebab Kematian di Indonesia
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Diserang Virus Misterius,...
Diserang Virus Misterius, Warga Kazakhstan Diwajibkan Pakai Masker hingga 2025
Rekomendasi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved