Setelah Dua Kapolda dan Kapolres, Giliran Kepala KUA Tanah Abang Dicopot

Selasa, 24 November 2020 - 07:03 WIB
loading...
Setelah Dua Kapolda dan Kapolres, Giliran Kepala KUA Tanah Abang Dicopot
Massa menyambut kedatangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Imbas kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Tanah Air dan hadir di sejumlah acara menyisahkan banyak masalah. Padahal pemerintah tengah gencar-gencarnya mencegah penyebaran virus corona dari klaster- klaster baru.

Di Bandara Soekarno-Hatta kedatangan Habib Rizieq disambut ribuan massa simpatisannya. Setelah itu, Habib Rizieq hadir di sejumlah acara yang digelar di wilayah Jakarta dan Jawa Barat juga memancing kerumunan massa. Tidak terkecuali acara Maulid Nabi Muhamad SAW dan pernikahan putri Habib Rizieq di Petamburan.

(Baca Juga: 2 Kapolda Dicopot Terkait Kerumunan Habib Rizieq Menjawab Kekecewaan Masyarakat)

Buntut dari acara tersebut Habib Rizieq lantas dikenai sanksi denda administratif Rp50 juta oleh Pemprov DKI Jakarta . Tak hanya itu, sejumlah pejabat tinggi Polri juga ikut dicopot dari jabatannya. Mereka adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi, Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto dan Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menjelaskan pencopotan terhadap dua kapolda itu karena tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan aturan protokol kesehatan di wilayah hukumnya.

“Bahwa ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan maka diberikan sanksi berupa pencopotan, yaitu Kapolda Metro Jaya kedua ada Kapolda Jawa Barat," kata Argo saat jumpa pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/11/2020).

(Baca Juga: Dua Kapolda Dicopot, Kompolnas Sebut Bentuk Sikap Tegas Kapolri)

Teranyar Kementerian Agama mencopot Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang Sukana karena dianggap mengabaikan protokol kesehatan saat menjalankan tugas pencatatan pernikahan anak Habib Rizieq, Najwa Shihab dan Muhamad Irfan di Petamburan, Sabtu (14/11/2020).

"Sukana mulai hari ini tidak lagi mendapat mandat tugas tambahan sebagai Kepala KUA. Sukana dimutasi sebagai penghulu di Kemenag Jakarta Pusat," kata Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin dalam keterangannya, Senin (23/11/2020).

(Baca Juga: Protokol Kesehatan Harga Mati, Kepala Daerah Bisa Dicopot Jika Melanggar)

Kamaruddin mengatakan keputusan tersebut diambil setelah tim yang dibentuk Itjen Kemenag melakukan proses investigasi terkait insiden tersebut. Dia menegaskan keputusan tersebut sejalan dengan komitmen Menteri Agama Fachrul Razi yang memprioritaskan penerapan protokol kesehatan jajaran Kemenag dalam bertugas. Hal itu wajib dilakukan demi menghindari penularan Covid-19 dalam melakukan pelayanan.

Usai kedatangan Habib Rizieq terjadi beberapa kali kerumunan. Mulai dari penjemputan di Bandara, pernikahan putri Rizieq Shihab dan Maulid Nabi SAW di Petamburan, pengajian di Tebet, Jakarta Selatan, sampai peletakan batu pertama di Mega Mendung, Bogor.

(Baca Juga: Kemendagri Sebut Kerumunan Massa Akhir-Akhir Ini Mengkhawatirkan)

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan, sejumlah kerumunan massa Habib Rizieq dinyatakan positif corona. Doni meminta massa yang terlibat kerumunan, untuk proaktif memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

"Data yang diterima Satgas, per Kamis sore 19 November, untuk wilayah Petamburan Jakarta Pusat telah dilakukan swab terhadap 15 orang. Ada 7 orang positif Covid-19, termasuk Lurah Petamburan," ujar Doni.

(Baca Juga: MUI: Kerja Keras 10 Bulan Hancur oleh Kerumunan)

Pemerintah juga telah memeriksa 559 orang dengan swab antigen dari kerumunan di Megamendung. Sementara ini, data Jumat, ada 20 orang yang positif Covid-19. "Laporan lain, terdapat 50 orang positif Covid 19 yang mayoritas berdomisili sekitar Tebet," ungkap Doni.

Kementerian Kesehatan juga melakukan tracing Covid-19 dari sejumlah aktivitas pengerahan massa Habib Rizieq dua pekan terakhir. Total ditemukan 80 kasus positif di Tebet dan Petamburan.

( Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang calon presiden 2024 )
(ymn)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright © 2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1142 seconds (0.1#10.140)