Setelah Dua Kapolda dan Kapolres, Giliran Kepala KUA Tanah Abang Dicopot
Selasa, 24 November 2020 - 07:03 WIB
loading...
A
A
A
Teranyar Kementerian Agama mencopot Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Tanah Abang Sukana karena dianggap mengabaikan protokol kesehatan saat menjalankan tugas pencatatan pernikahan anak Habib Rizieq, Najwa Shihab dan Muhamad Irfan di Petamburan, Sabtu (14/11/2020).
"Sukana mulai hari ini tidak lagi mendapat mandat tugas tambahan sebagai Kepala KUA. Sukana dimutasi sebagai penghulu di Kemenag Jakarta Pusat," kata Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin dalam keterangannya, Senin (23/11/2020).
(Baca Juga: Protokol Kesehatan Harga Mati, Kepala Daerah Bisa Dicopot Jika Melanggar)
Kamaruddin mengatakan keputusan tersebut diambil setelah tim yang dibentuk Itjen Kemenag melakukan proses investigasi terkait insiden tersebut. Dia menegaskan keputusan tersebut sejalan dengan komitmen Menteri Agama Fachrul Razi yang memprioritaskan penerapan protokol kesehatan jajaran Kemenag dalam bertugas. Hal itu wajib dilakukan demi menghindari penularan Covid-19 dalam melakukan pelayanan.
Usai kedatangan Habib Rizieq terjadi beberapa kali kerumunan. Mulai dari penjemputan di Bandara, pernikahan putri Rizieq Shihab dan Maulid Nabi SAW di Petamburan, pengajian di Tebet, Jakarta Selatan, sampai peletakan batu pertama di Mega Mendung, Bogor.
(Baca Juga: Kemendagri Sebut Kerumunan Massa Akhir-Akhir Ini Mengkhawatirkan)
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan, sejumlah kerumunan massa Habib Rizieq dinyatakan positif corona. Doni meminta massa yang terlibat kerumunan, untuk proaktif memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.
"Sukana mulai hari ini tidak lagi mendapat mandat tugas tambahan sebagai Kepala KUA. Sukana dimutasi sebagai penghulu di Kemenag Jakarta Pusat," kata Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, Kamaruddin Amin dalam keterangannya, Senin (23/11/2020).
(Baca Juga: Protokol Kesehatan Harga Mati, Kepala Daerah Bisa Dicopot Jika Melanggar)
Kamaruddin mengatakan keputusan tersebut diambil setelah tim yang dibentuk Itjen Kemenag melakukan proses investigasi terkait insiden tersebut. Dia menegaskan keputusan tersebut sejalan dengan komitmen Menteri Agama Fachrul Razi yang memprioritaskan penerapan protokol kesehatan jajaran Kemenag dalam bertugas. Hal itu wajib dilakukan demi menghindari penularan Covid-19 dalam melakukan pelayanan.
Usai kedatangan Habib Rizieq terjadi beberapa kali kerumunan. Mulai dari penjemputan di Bandara, pernikahan putri Rizieq Shihab dan Maulid Nabi SAW di Petamburan, pengajian di Tebet, Jakarta Selatan, sampai peletakan batu pertama di Mega Mendung, Bogor.
(Baca Juga: Kemendagri Sebut Kerumunan Massa Akhir-Akhir Ini Mengkhawatirkan)
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan, sejumlah kerumunan massa Habib Rizieq dinyatakan positif corona. Doni meminta massa yang terlibat kerumunan, untuk proaktif memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.
Lihat Juga :