'Kalapisme' Masyarakat Kota

Selasa, 24 November 2020 - 10:54 WIB
loading...
A A A
Sebagaimana komunitas, dasar ikatan di antara mereka ini pun cukup banyak. Mulai dari kesamaan visi, misi, atau emosi. Namun, yang pasti, setiap pelembagaan yang diciptakan oleh mereka hanya akan membentuk mereka menjadi kalapis baru.

Meski demikian, di sisi lain kaum kalapis ini berkontribusi sangat besar pada ekonomi. Kaum kalapis yang fanatik, tidak akan segan berbagi dengan (minimal) komunitasnya untuk mendapatkan hal-hal yang akan memenuhi hasrat dan keinginan mereka. Mereka rela mengalokasikan waktu, tenaga, pikiran, dan sumber daya lainnya untuk meneguhkan sikap dan sifat kalapisnya. Pengorbanan mereka berbuah bergeraknya roda ekonomi, meski masih terbatas. Namun, dari sinilah kemudian tercipta komunitas yang tingkat loyalitasnya berlapis-lapis. Setiap lapisan akan memberikan dampak yang besar kepada lapisan lainnya.

Contoh dengan merebaknya pandemi dan menghasilkan pandemi lain meski sesaat. Kalapisme telah menyebabkan orang rela merogoh koceknya untuk membeli sesuatu yang sedang tren. Sepeda yang biasanya di kisaran satu sampai tiga jutaan, kini melesat sampai yang berharga puluhan dan ratusan juta. Di sebuah mal, pedagang sepeda memajang puluhan sepeda yang harga setiap item-nya, sama dengan mobil LCGC.

Begitu pun ketika demam bunga. Visualisasi berbagai transaksi bunga tampil dengan harga-harga yang fantastis. Bunga-bunga yang tadinya tumbuh liar di kebun, hutan, dan kawasan liar lainnya, berpindah tempat ke tukang kembang dan dilabeli harga tinggi. Semua ini tidak lain untuk memanjakan kaum kalapis.

Fenomena ini tentu bisa dibaca dari beragam sudut pandang. Namun, dari perspektif sosiologis, meski sangat di permukaan, menunjukkan bahwa masyarakat saat ini sedang tidak memiliki pegangan erat. Mereka mengikuti tren tanpa mengetahui ada apa di balik semua tren yang meledak tersebut. Gaya hidup yang tidak terdesain, hanya akan menghasilkan masyarakat yang galau dan tidak bisa dipegang.

Di sinilah kita membutuhkan suatu peta jalan kebudayaan yang jelas, terukur, dan terarah yang distrukturisasi oleh institusi yang bernama negara. Para kalapis harus diberikan kesadaran akan pilihan-pilihan tindakan yang mereka putuskan. Walaupun apa yang terlihat seperti fenomena “hukum pasar”, sebagai negara dan masyarakat yang berdaulat, hukum pasar itu pun harus dipijakkan pada suatu nilai-nilai yang diturunkan dari dokumen kesepakatan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila dan UUD 1945.
(bmm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Smartwatch di Pergelangan...
Smartwatch di Pergelangan Bangsa: Membaca Indonesia Melalui Heidegger, Merleau-Ponty, dan Simondon
Suryopratomo Ungkap...
Suryopratomo Ungkap Pejabat di Singapura Tidak Boleh Hidup Lebih Mewah dari Rakyatnya
MUI Minta Pejabat Kedepankan...
MUI Minta Pejabat Kedepankan Gaya Hidup Sederhana, Hindari Flexing meski Cuma untuk Konten
Survei YouGov: Gen Z...
Survei YouGov: Gen Z Banyak Alokasikan Pengeluaran untuk Gaya Hidup
Denny JA Sebut Kesehatan...
Denny JA Sebut Kesehatan Holistik dan Spiritualitas Jadi Tren di 2024
Jangan Lewatkan Malam...
Jangan Lewatkan Malam Ini, Korupsi SYL, Gaya Hidup Pejabat Kita? di Interupsi Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, dan Narasumber Kredibel, Live Hanya di iNews
Plogging Jadi Tren Gaya...
Plogging Jadi Tren Gaya Hidup Aktif yang Padukan Olahraga dan Peduli Lingkungan
Perlindungan Kacamata...
Perlindungan Kacamata Kini Jadi Kebutuhan Penunjang Gaya Hidup Modern
Gaya Hidup Praktis dan...
Gaya Hidup Praktis dan Estetis Jadi Tren Hunian Generasi Muda
Rekomendasi
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved