Suryopratomo Ungkap Pejabat di Singapura Tidak Boleh Hidup Lebih Mewah dari Rakyatnya

Jum'at, 20 Februari 2026 - 20:32 WIB
loading...
Suryopratomo Ungkap...
Duta Besar RI untuk Singapura 2020-2025 Suryopratomo. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Suryopratomo menceritakan pengalamannya setelah lima tahun menjadi Duta Besar RI untuk Singapura . Menurutnya, di Singapura ada konsensus pejabat negara tidak boleh hidup lebih mewah dari rakyatnya.

"Walaupun gaji rata-ratanya lebih tinggi, orang Singapura itu ada konsensus, pejabat negara itu tidak boleh hidup lebih mewah dibandingkan rakyatnya," ujar Duta Besar RI untuk Singapura 2020-2025 ini dalam podcast atau siniar To The Point Aja yang tayang di YouTube SindoNews, dikutip Jumat (20/2/2026).

Pria yang akrab disapa Tommy ini menambahkan, jangan pernah kaget jika menteri Singapura datang ke suatu tempat dengan menyetir sendiri mobilnya. "Makanya di Singapura itu kita tidak pernah ada mobil pakai pengawalan. Kalau mobil pakai pengawalan, itu berarti dia perdana menteri atau presiden," kata Tommy.

Baca Juga: Indonesia-Singapura Sepakati Perjanjian Ekstradisi

Menurutnya, pengawalan seorang presiden hanya satu mobil pengawal dan satu motor polisi. "Sangat efisien sekali. Jadi betul-betul di Singapura itu pemimpin itu memberikan teladan, jadi contoh. Dia leading by example. Dia menjadi contoh baik dalam kehidupannya, gaya hidupnya, lifestyle-nya, tetapi di dalam kinerja mereka sangat perform," jelas pria berlatar belakang wartawan ini.



Tommy mengungkapkan, saat dirinya datang ke kantor menteri atau perdana menteri, duduk berdua, lalu hanya disuguhkan teh. "Udah, nggak ada apa-apa lagi. Nggak ada tuh refill kemudian diisi lagi," katanya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Smartwatch di Pergelangan...
Smartwatch di Pergelangan Bangsa: Membaca Indonesia Melalui Heidegger, Merleau-Ponty, dan Simondon
Singapura Sampaikan...
Singapura Sampaikan Terima Kasih ke Indonesia Atas Operasi SAR di Gunung Dukono
Pesan Suryopratomo untuk...
Pesan Suryopratomo untuk Pemerintah: Berikan Kepercayaan kepada Dunia Usaha
Belajar dari Singapura,...
Belajar dari Singapura, Sinergi 3 Pilar Ini Penting untuk Membangun Indonesia
Gerakan Plogging Dorong...
Gerakan Plogging Dorong Gaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan di Bali
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Rekomendasi
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
Lebih dari 200 Peralatan...
Lebih dari 200 Peralatan Militer Israel Dihancurkan Hamas di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved