Kolaborasi Jadi Kunci Pendidikan Vokasi Hadapi Tantangan Industri

Sabtu, 21 November 2020 - 06:25 WIB
loading...
Kolaborasi Jadi Kunci...
Berbagai ragam fashioan rancangan siswa SMK PGRI Kudus diperagakan dalam forum Santri Talking Fashion; Opportunity and Challenges . DOK IST
A A A
KUDUS – Konsep dasar pendidikan vokasi di Indonesia harus benar-benar memprioritaskan keterkaitan (link and match) dengan industri. Pemerintah pun diminta menyiapkan proses inkubasi dan melakukan pendampingan sehingga lulusan SMK bisa benar-benar menjawab tantangan dunia industry hari ini.

“SMK ini harus benar-benar link and match dengan kebutuhan pasar dunia kerja hari ini. Jangan sampai hanya sampai kerjasama level MoU saja,” ujar Pimpinan MataAir Foundation Muhammad Abdul Idris dalam kegiatan "Santri Talking Fashion; Opportunity and Challenges" yang diselenggarakan di SMK PGRI 1 Kudus. ( Baca Juga :Kemendikbud Luncurkan Merdeka Vokasi, Ini Skema Jalur Cepat SMK-D2)

Agenda ini diselenggarakan dengan protocol kesehatan yang ketat dan dihadiri oleh Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (MICE) Kemenparekraf RI serta Lisa Fitria selaku Inovator Fashion SMK yang juga pendiri Indonesian Fashion Chamber.

Idris mengatakan berbagai kompetensi yang dikembangkan oleh SMK harus didukung dengan berbagai kompetensi lain. Kompetensi tersebut di antaranya adalah skill komunikasi yang mumpuni. “Kompetensi yang mumpuni di dunia fashion misalnya tetap harus didukung oleh skill tambahan yaitu komunikasi, jadi komunikasi. Dengan demikian mereka bisa mempromosikan dan memasarkan produk kepada pihak-pihak lain,” ujarnya.

Dia mengaris bawahi kolaborasi SMK dengan industry merupakan kunci keberhasilan dunia vokasi di Indonesia. Oleh karena itu dibutuhkan kolaborasi yang solid antara SMK, pemerintah dengan dengan industri dalam menyusun roadmap pengembangan dunia vokasi khususnya di bidang fashion. “Pemerintah harus benar-benar menjadi jembatan antara dunia vokasi dengan industry sehingga lulusan Pendidikan vokasi bisa terserap di dunia kerja,” katanya. (Baca Juga : 466.020 Warga Jawa Timur Pengangguran, Didominasi Lulusan SMK)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamen PU Apresiasi Upaya...
Wamen PU Apresiasi Upaya Astra Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif
Perkuat Kesiapan Kerja,...
Perkuat Kesiapan Kerja, SGU Jalin Kolaborasi dengan Industri Media
Bangun SDM Unggul di...
Bangun SDM Unggul di Perbatasan, Menhan Tinjau Pendidikan Vokasi Pertahanan di Belu
Menteri Agus: Setiap...
Menteri Agus: Setiap Warga Binaan Miliki Potensi untuk Berubah dan Berkontribusi
Respons Persaingan Global,...
Respons Persaingan Global, Cak Imin Dorong Pendidikan Vokasi Dikonsolidasikan Lebih Cepat
RSM Indonesia Kembali...
RSM Indonesia Kembali Raih Sertifikasi Great Place To Work untuk Ketiga Kalinya
Jakarta Fashion Week...
Jakarta Fashion Week 2027 Hadirkan Perspektif Baru Lewat Lepas, Simbol Gaya Hidup Masa Depan
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Sederet Tantangan Generasi...
Sederet Tantangan Generasi Muda Masuk Dunia Kerja, Apa Saja?
Rekomendasi
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved