Pandemi Masih Tinggi, Pelaksanaan 3T Dinilai Perlu Ditinjau Kembali
Sabtu, 07 November 2020 - 15:18 WIB
loading...
Saat ini kasus Covid-19 (virus Corona) di Indonesia masih terus mengalami penambahan. Bahkan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Saat ini kasus Covid-19 (virus Corona) di Indonesia masih terus mengalami penambahan. Bahkan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan yang signifikan.
(Baca juga: Menristek Siapkan Rp300 Miliar untuk Uji Klinis Vaksin Merah Putih)
Melihat kondisi ini, Pakar Imunisasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Sri Rezeki S. Hadinegoro mempertanyakan kembali kemampuan 3T (tracing, testing, dan treatment) yang dilakukan oleh pemerintah.
(Baca juga: Masuk Zona Resesi, Indonesia Optimis Ekonomi Segera Bangkit)
"Kemudian juga yang namanya 3T, satu testing, tracing, sama treating, dan terutama testing dan tracing itu yang mungkin perlu ditinjau kembali apakah sudah maksimal gitu," ungkap Sri dalam diskusi Kupas Tuntas Seputar Vaksin dan Imunisasi di Adaptasi Kebiasaan Baru secara virtual, Sabtu (7/11/2020).
(Baca juga: Menristek Siapkan Rp300 Miliar untuk Uji Klinis Vaksin Merah Putih)
Melihat kondisi ini, Pakar Imunisasi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia sekaligus Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Sri Rezeki S. Hadinegoro mempertanyakan kembali kemampuan 3T (tracing, testing, dan treatment) yang dilakukan oleh pemerintah.
(Baca juga: Masuk Zona Resesi, Indonesia Optimis Ekonomi Segera Bangkit)
"Kemudian juga yang namanya 3T, satu testing, tracing, sama treating, dan terutama testing dan tracing itu yang mungkin perlu ditinjau kembali apakah sudah maksimal gitu," ungkap Sri dalam diskusi Kupas Tuntas Seputar Vaksin dan Imunisasi di Adaptasi Kebiasaan Baru secara virtual, Sabtu (7/11/2020).
Lihat Juga :