Kampanye Tatap Muka Meningkat, Kampanye Daring Turun

Jum'at, 06 November 2020 - 22:22 WIB
loading...
Kampanye Tatap Muka...
Calon Wali Kota Medan, Akhyar Nasution melakukan kunjungan silaturahmi ke relawan Gebyar di Jalan Wonogiri, Medan. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) telah menertibkan sebanyak 164.346 unit alat peraga kampanye (APK) selama 40 hari masa kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 . Penertiban itu dilakukan bersama Satpol PP di 151 kabupaten/kota.

"Penertiban dilakukan terhadap APK tambahan yang dipasang oleh tim kampanye pasangan calon (paslon) yang dinilai melanggar peraturan perundang-undangan. Beberapa pelanggaran di antaranya adalah APK yang dipasang di tempat yang dilarang atau jumlah APK melebihi jumlah yang diizinkan KPU," kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin, Jumat (6/11/2020).

Afif, sapaan akrabnya, Bawaslu juga menemukan APK yang dipasang di luar daerah pemilihan paslon terkait. "Bawaslu, mengapresiasi bahwa ada pula beberapa daerah yang tidak terdapat pelanggaran APK," ucapnya. (Baca juga: Bawaslu Temukan 1.315 Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Kampanye Terbuka )

Berdasarkan data Bawaslu, jumlah pelanggaran protol kesehatan COVID-19 terus meningkat. Pada 26 Oktober hingga 4 November 2020, jumlah pelanggaran mencapai 397.

"Bawaslu menindak pelanggaran pada penyelenggaraan kampanye tatap muka. Bawaslu mencatat, jumlah pelanggaran prokes pencegahan penyebaran COVID-19 pada 10 hari keempat penyelenggaraan merupakan yang tertinggi dibandingkan 10 hari pertama hingga ketiga," kata Lulusan Universitas Islam Negeri Jakarta itu.

Jumlah kampanye pada 10 hari keempat mencapai 16.574 kampanye tatap muka. Jika ditotal, jumlah pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 sebanyak 1.315 kasus. (Baca juga: Bawaslu Ungkap Bansos Disalahgunakan untuk Kepentingan Kampanye )

Afif menerangkan tindakan dari Bawaslu terhadap pelanggaran itu, mulai dari pemberian surat peringatan tertulis hingga pembubaran kampanye. "Surat peringatan diterbitkan atas 300 kegiatan kampanye. Selain itu, ada 33 kampanye yang dibubarkan," katanya.

Usaha pemerintah dan penyelenggara pilkada agar para paslon dan tim sukses melakukan kampanye secara daring sepertinya tak didengar. Metode kampanye daring terus menurun. Pada 10 hari ketiga masa kampanye ada 80 kegiatan, sekarang hanya 56 kampanye daring.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tingkatkan Kewaspadaan...
Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga Penyebaran Covid-19
Sudirman Said Sesalkan...
Sudirman Said Sesalkan Kerumunan Massa di Kafe Holywings
Satgas Covid-19: Sulawesi...
Satgas Covid-19: Sulawesi Daerah dengan Angka Ketidakpatuhan Prokes Paling Tinggi
Paslon 01 Unggul di...
Paslon 01 Unggul di PSU Pilkada Sabu Raijua, Tim Hukum: Kemenangan Demokrasi.
DPR Minta Luar Jawa-Bali...
DPR Minta Luar Jawa-Bali Siapkan Skenario Terburuk Covid-19, Bukan Malah Euforia
Mengaku Buka Masker...
Mengaku Buka Masker 3 Detik untuk Foto, Mahfud MD Diserang Netizen
Heboh Dana Pilkada Depok...
Heboh Dana Pilkada Depok 2020 Digunakan Buat Hiburan Malam
Bela Habib Rizieq, Bahar...
Bela Habib Rizieq, Bahar bin Smith Anggap Hukum di Indonesia Tidak Adil
Polisi Serahkan Kasus...
Polisi Serahkan Kasus Pelanggaran Prokes Acara Musik ke Satgas Covid-19 Sidrap
Rekomendasi
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Berita Terkini
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Anggota Polri yang Duduki...
Anggota Polri yang Duduki Jabatan di Luar Struktur Tak Perlu Mundur selama Penugasan Negara
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
Prabowo dan Jusuf Kalla...
Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Isu Global hingga Swasembada Energi
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved