DPR Minta Luar Jawa-Bali Siapkan Skenario Terburuk Covid-19, Bukan Malah Euforia
Selasa, 06 Juli 2021 - 05:49 WIB
loading...
Wakil Kertua Komisi IX DPR-RI, Charles Honoris saat meninjau vaksinasi COVID-19 di Pura Chandra Prabha Jelambar, Jakarta Barat, Senin (5/7/2021). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR-RI Charles Honoris menyayangkan adanya euforia masyarakat di daerah luar Jawa-Bali ketika tempat tinggalnya tidak diberlakukan PPKM Darurat . Bahkan, dia menyoroti tindakan seorang pejabat negara di luar Jawa-Bali yang berkegiatan dengan banyak orang dengan melanggar prokes, ketika wilayah lain sedang darurat Covid-19.
"Kita menyayangkan sempat viral beberapa waktu lalu, walaupun di Jawa-Bali sudah diberlakukan PPKM Darurat, tetapi masih ada saja kegiatan yang menciptakan kerumunan di beberapa tempat (luar Jawa-Bali). Bahkan ada pejabat negara juga yang memposting di media sosialnya, mengumpulkan massa dalam berbagai kegiatan," kata Charles.
Hal itu dikatakan Charles menjawab pertanyaan wartawan saat meninjau vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum, termasuk remaja di atas 12 tahun, di Pura Chandra Prabha Jelambar, Jakarta Barat, Senin (5/7/2021).
Baca juga: Pimpin Rapat Tanpa Masker, Bupati Radiapoh Dinilai Melanggar Prokes
Politikus muda PDIP ini mengatakan, ketika PPKM Darurat di Jawa-Bali diberlakukan, pejabat negara seperti kepala daerah seharusnya fokus pada penanganan Covid-19 di wilayahnya.
"Jadi tolong juga fokus jaga di luar Jawa dan Bali. Kita juga harus mempersiapkan skenario terburuk. Kita harus mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus di tempat lain," ujar Charles.
"Kita menyayangkan sempat viral beberapa waktu lalu, walaupun di Jawa-Bali sudah diberlakukan PPKM Darurat, tetapi masih ada saja kegiatan yang menciptakan kerumunan di beberapa tempat (luar Jawa-Bali). Bahkan ada pejabat negara juga yang memposting di media sosialnya, mengumpulkan massa dalam berbagai kegiatan," kata Charles.
Hal itu dikatakan Charles menjawab pertanyaan wartawan saat meninjau vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum, termasuk remaja di atas 12 tahun, di Pura Chandra Prabha Jelambar, Jakarta Barat, Senin (5/7/2021).
Baca juga: Pimpin Rapat Tanpa Masker, Bupati Radiapoh Dinilai Melanggar Prokes
Politikus muda PDIP ini mengatakan, ketika PPKM Darurat di Jawa-Bali diberlakukan, pejabat negara seperti kepala daerah seharusnya fokus pada penanganan Covid-19 di wilayahnya.
"Jadi tolong juga fokus jaga di luar Jawa dan Bali. Kita juga harus mempersiapkan skenario terburuk. Kita harus mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus di tempat lain," ujar Charles.
Lihat Juga :