Publik Kaget Gatot Diberi Bintang Mahaputera karena Manuvernya

Kamis, 05 November 2020 - 08:42 WIB
loading...
Publik Kaget Gatot Diberi...
Pemberian penghargaan Bintang Mahaputera kepada Gatot Numantyo dianggap upaya untuk menjinakkan pentolan KAMI tersebut. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Rencana pemberian gelar Bintang Mahaputera kepada mantan Panglima TNI (Purn) Jenderal Gatot Nurmantyo menjadi perbincangan publik. Pemberian gelar dari Presiden Jokowi itu dianggap politis karena ada kesan kuat bagian cara untuk menjinakkan Gatot.

Seperti diketahui Gatot bersama sejumlah kolega di dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) kerap bersuara kritis terhadap kebijakan pemerintah. KAMI terus mendapat simpati publik, deklarasinya di sejumlah daerah disambut hangat hingga akhirnya sejumlah aktivisnya ditangkap polisi. Tuduhannya ”serius”: menghasut unjuk rasa yang berujung rusuh.

(Baca: Gatot Nurmantyo Bakal Dianugerahi Bintang Mahaputera, Deklarator KAMI Anggap Wajar)

Analis politik dari UIN Jakarta, Adi Prayitno mengatakan publik tidak bisa tidak tentu akan mengaitkan pemberian gelar ini dengan sepak terjang Gatot belakangan, setelah lepas dari jabatan panglima TNI. "Secara umum publik setengah kaget dengan penghargaan itu karena belakangan ini manuver Gatot kerap berseberangan dengan pemerintah," terang Adi saat dihubungi SINDOnews, Kamis (5/11/2020).

(Baca: Bintang Mahaputera, Tanda Kehormatan Tertinggi Setelah Bintang Republik Indonesia)

Namun begitu, Adi menyadari bahwa sebagian publik lain juga menilai penghargaan ini perkara biasa, mengingat Gatot adalah mantan panglima TNI yang berhak mendapatkan gelar tersebut. "(Pemberian gelar ini) bakti (Gatot) buat bangsa bangsa sudah teruji. Problemnya, manuver Gatot belakangan seakan menghapus pengabdian gatot selama jadi panglima," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia ini.

Anugerah Bintang Mahaputera untuk Gatot rencananya diberikan Presiden Jokowi pada momentum Hari Pahlawan 10 November. Selain Gatot, penghargaan juga diberikan kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat. Jokowi juga akan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Muhammad Amin dan Soekanto.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ryamizard Ryacudu di...
Ryamizard Ryacudu di Mata Gatot Nurmantyo dan Hadi Tjahjanto
Wacana Prabowo Beri...
Wacana Prabowo Beri Penghargaan Bintang Mahaputera ke Kapolri dan Panglima TNI Bentuk Apresiasi Negara
Kapolri Bakal Dapat...
Kapolri Bakal Dapat Bintang Mahaputera, Lemkapi: Perannya Besar Sukseskan Asta Cita Presiden
Prabowo Bakal Beri Bintang...
Prabowo Bakal Beri Bintang Mahaputera kepada Kapolri: Ini Kehormatan bagi Seorang Pemimpin
Singgung Maju Mundur...
Singgung Maju Mundur Komite Reformasi Polri, Gatot Nurmantyo Bicara Mafia
Menakar Kans Gatot Nurmantyo...
Menakar Kans Gatot Nurmantyo Jadi Menko Polkam
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, 2 Nama Kuat Calon Menko Polkam
Adu Pendidikan Gatot...
Adu Pendidikan Gatot Nurmantyo vs Mahfud MD, Calon Menko Polkam
Profil Gatot Nurmantyo,...
Profil Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Bursa Menko Polkam
Rekomendasi
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved