Gatot Nurmantyo Bakal Dianugerahi Bintang Mahaputera, Deklarator KAMI Anggap Wajar
Kamis, 05 November 2020 - 05:30 WIB
loading...
Gatot Nurmantyo. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo , yang kini aktif di Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) , bakal dianugerahi Bintang Mahaputera oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah seorang deklarator KAMI Andrianto menganggap wajar penganugerahan tanda kehormatan tersebut.
"Saya rasa wajar saja penghargaan itu. Kan setiap mantan menteri dan Panglima TNI selalu dapat," kata Andrianto kepada SINDOnews, Rabu (4/11/2020) malam.
Andrianto mengatakan, ada dua penilaian yang berkembang dengan penganugerahan Bintang Mahaputera untuk Gatot Nurmantyo tersebut. Pertama, pemerintah berhitung cermat dengan KAMI dan akan mengubah pendekatan kepada KAMI. Kedua, pemerintah ingin menjinakkan KAMI .
Ditanya apakah KAMI akan tetap kritis meski pentolannya yakni Gatot Nurmantyo bakal diberi penghargaan, Andrianto mengatakan, KAMI sejak awal jelas merupakan gerakan moral yang pasti tendensinya kritis. "Karena banyak tokoh hebat bergabung membuat KAMI sangat diperhitungkan," ujarnya.
(Baca juga: Bintang Mahaputera, Tanda Kehormatan Tertinggi Setelah Bintang Republik Indonesia ).
Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo . Tidak hanya Gatot, penghargaan serupa juga diberikan kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat.
Penganugerahan Bintang Mahaputera akan dilaksanakan pada 10-11 November mendatang. Presiden Jokowi juga akan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Muhammad Amin dan Soekanto.
"Saya rasa wajar saja penghargaan itu. Kan setiap mantan menteri dan Panglima TNI selalu dapat," kata Andrianto kepada SINDOnews, Rabu (4/11/2020) malam.
Andrianto mengatakan, ada dua penilaian yang berkembang dengan penganugerahan Bintang Mahaputera untuk Gatot Nurmantyo tersebut. Pertama, pemerintah berhitung cermat dengan KAMI dan akan mengubah pendekatan kepada KAMI. Kedua, pemerintah ingin menjinakkan KAMI .
Ditanya apakah KAMI akan tetap kritis meski pentolannya yakni Gatot Nurmantyo bakal diberi penghargaan, Andrianto mengatakan, KAMI sejak awal jelas merupakan gerakan moral yang pasti tendensinya kritis. "Karena banyak tokoh hebat bergabung membuat KAMI sangat diperhitungkan," ujarnya.
(Baca juga: Bintang Mahaputera, Tanda Kehormatan Tertinggi Setelah Bintang Republik Indonesia ).
Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo . Tidak hanya Gatot, penghargaan serupa juga diberikan kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat.
Penganugerahan Bintang Mahaputera akan dilaksanakan pada 10-11 November mendatang. Presiden Jokowi juga akan menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Sultan Muhammad Amin dan Soekanto.
Lihat Juga :