Jokowi Sebut Medsos Jadi Tantangan Kerukunan Umat Beragama
Selasa, 03 November 2020 - 16:49 WIB
loading...
Presiden Jokowi mengatakan, tantangan kehidupan beragama kian hari kian berat. Salah satu tantangannya muncul dari medsos yang tak jarang memicu perpecahan. Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, tantangan kehidupan beragama kian hari kian berat. Salah satu tantangannya muncul dari media sosial (medsos) yang tidak jarang bisa memicu perpecahan.
(Baca juga: Pembuatan Vaksin Dipercepat, Ahli Virologi: Tidak Boleh Mengesampingkan Aspek Keamanan)
"Kehadiran media sosial dalam mewarnai kehidupan beragama dewasa ini tidak bisa diabaikan. Tidak jarang media sosial membawa toxic, membawa racun spt hoax dan ujaran-ujaran kebencian yang justru menimbulkan perpecahan," kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang digelar secara virtual, Selasa (3/11/2020).
(Baca juga: Umrah Dibuka, Berikut Syarat Bisa Berangkat di Tengah Pandemi)
Jokowi pun menilai tantangan yang berat ini membutuhkan tokoh-tokoh agama yang mampu merangkul dan mempersatukan. Sehingga umat tidak terjebak pada pandangan ekstrim.
(Baca juga: Pembuatan Vaksin Dipercepat, Ahli Virologi: Tidak Boleh Mengesampingkan Aspek Keamanan)
"Kehadiran media sosial dalam mewarnai kehidupan beragama dewasa ini tidak bisa diabaikan. Tidak jarang media sosial membawa toxic, membawa racun spt hoax dan ujaran-ujaran kebencian yang justru menimbulkan perpecahan," kata Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang digelar secara virtual, Selasa (3/11/2020).
(Baca juga: Umrah Dibuka, Berikut Syarat Bisa Berangkat di Tengah Pandemi)
Jokowi pun menilai tantangan yang berat ini membutuhkan tokoh-tokoh agama yang mampu merangkul dan mempersatukan. Sehingga umat tidak terjebak pada pandangan ekstrim.
Lihat Juga :