Pembuatan Vaksin Dipercepat, Ahli Virologi: Tidak Boleh Mengesampingkan Aspek Keamanan

Selasa, 03 November 2020 - 08:43 WIB
loading...
Pembuatan Vaksin Dipercepat,...
Ahli Virologi, Ngurah Mahardika menerangkan pembuatan vaksin pada masa lalu cukup lama karena harus mendapatkan agen penyakit murninya terlebih dahulu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Semua penduduk dunia saat ini menanti vaksin COVID-19 . Karena pandemi ini nyaris menghentikan seluruh kegiatan maka pembuatannya dipercepat.

Beberapa produsen telah melakukan uji klinis tahap tiga. Namun, ada masyarakat yang meragukan vaksin yang dihasilkan karena waktu pembuatannya tidak seperti biasanya. (Baca juga: Soal Vaksin Covid-19, Ketua ITAGI: Semua Sesuai Standar dan Jaminan Aman)

Ahli Virologi, Ngurah Mahardika menerangkan pembuatan vaksin pada masa lalu cukup lama karena harus mendapatkan agen penyakit murninya terlebih dahulu. Sekarang, dengan kemajuan teknologi semua proses itu dimungkinkan untuk dipercepat.

“Tidak perlu lagi agen penyakit. Bisa dibuat sintetis jadi bisa sangat cepat. Zaman dahulu perlu waktu lama untuk menemukan bibitnya saja,” ujarnya dalam diskusi daring dengan tema “Tata Cara Penemuan Vaksin”, Senin (2/11/2020).

Ia menjelaskan sekarang hanya butuh satu-dua bulan untuk menemukan bibit vaksin. Sedikitnya ada empat ragam vaksin yang dibedakan berdasarkan bahan dasarnya. Pertama, berbasis virus murni yang dimatikan sehingga tidak berbahaya bagi manusia.

Kedua, berbasis asam deoksiribonukleat (DNA) atau asam ribonukleat (RNA). Ketiga, vaksin berbasis adenovirus. Terakhir, vaksin yang berbasis protein.

“Ragam basis vaksin ini punya kelebihan dan kekurangan. Misalnya, vaksin berbasis virus yang dimatikan dan saat ini diujicobakan di Indonesia adalah jenis paling lazim. Regulasi penggunaanya jauh lebih ringkas,” tuturnya.

Ngurah menyebut vaksin berbasis DNA dan adenovirus belum ada yang beredar di masyarakat. Jadi membutuhkan regulasi lagi sehingga akan memakan waktu lama. (Baca juga: Medicago Akan Pasok 76 Juta Dosis Vaksin Covid-19 untuk Kanada)

Meskipun pembuatan vaksin baru dilakukan percepatan, faktor keamanan tidak boleh dikesampingkan. Pada dasarnya pengembang vaksin tidak akan mengkompromikan aspek kualitas, daya guna, dan keamanan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
AstraZeneca Tuai Polemik...
AstraZeneca Tuai Polemik Usai Kasus Pembekuan Darah, BPOM: Sudah Tak Beredar di Indonesia
Cegah Pneumonia, Vaksin...
Cegah Pneumonia, Vaksin PCV 13 Siap Didistribusikan
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Mulai 2024 Vaksin Covid-19...
Mulai 2024 Vaksin Covid-19 Tak Gratis, Yerry Tawalujan Berharap Harganya Terjangkau Peserta BPJS
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Rekomendasi
10 Makanan Khas Lebaran...
10 Makanan Khas Lebaran di Indonesia selain Opor dan Ketupat
Beban Usaha Naik, Garuda...
Beban Usaha Naik, Garuda Indonesia Catat Rugi Rp1,15 Triliun di 2024
5 Drama Korea Tayang...
5 Drama Korea Tayang April 2025, Nomor 2 Spin-Off Hospital Playlist
Berita Terkini
Prabowo Panggil Gubernur...
Prabowo Panggil Gubernur Lemhannas ke Istana, Ada Apa?
46 menit yang lalu
Kisah Ridwan Kamil Merancang...
Kisah Ridwan Kamil Merancang Masjid Raya Al-Jabbar hingga Klaim Bantuan ke NU Rp1 Triliun
1 jam yang lalu
Deretan Dirlantas Polda...
Deretan Dirlantas Polda yang Dimutasi Kapolri Jelang Idulfitri 2025, Berikut Ini Penggantinya
1 jam yang lalu
Nasib Pengawas Sekolah...
Nasib Pengawas Sekolah di Ujung Tanduk?
3 jam yang lalu
Revisi KUHAP, Kejagung...
Revisi KUHAP, Kejagung Harus Tetap Bernyali Sikat Koruptor
3 jam yang lalu
Selain Dikirimi Paket...
Selain Dikirimi Paket Kepala Babi, Akun Instagram Tempo Diteror hingga WA Cica Diretas, Pelakunya Ternyata...
3 jam yang lalu
Infografis
4 Negara di Dunia yang...
4 Negara di Dunia yang Tidak Memiliki Pesawat Tempur
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved