Jumlah Pemeriksaan Spesimen COVID-19 Menurun, Satgas: Pelaporannya Tertunda

Selasa, 03 November 2020 - 13:32 WIB
loading...
Jumlah Pemeriksaan Spesimen...
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengatakan pelaporan hasil pemeriksaan spesimen yang terpending sejumlah laboratorium jejaring menyebabkan jumlah spesimen yang dilaporkan saat ini mengalami penurunan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala bidang Penanganan Kesehatan, Satuan Tugas Penanganan COVID-19 , Brigjen TNI (Purn) dr Alexander K Ginting mengatakan pelaporan hasil pemeriksaan spesimen yang terpending sejumlah laboratorium jejaring menyebabkan jumlah spesimen yang dilaporkan saat ini mengalami penurunan.

Terlihat paling menonjol penurunan yakni pada 1 November 2020 dimana pemeriksaan spesimen hanya 23.208 sampel dalam sehari. Namun, Alex membantah jika tidak ada pemeriksaan spesimen oleh petugas di lapangan. (Baca juga:Kemenkes Dorong Pelacakan Kontak Masif untuk Tekan Positivity Rate COVID-19)

“Spesimen tetap jumlahnya ada yang diperiksa. Dan kemudian jumlah orang yang diperiksa juga tetap menunjukkan bahwa pemeriksaan tetap berlangsung,” ujarnya dalam peluncuran Program Penguatan Tracing di 51 Kabupaten/Kota Prioritas secara virtual, Selasa (3/11/2020).

“Yang mungkin terjadi adalah pendingnya, terpendingnya sejumlah sampel apakah itu dari rumah sakit, apakah di dari wilayah ke laboratorium. Oleh karena itu pemeriksaan di minggu terakhir Oktober belum bisa menjustifikasi apakah libur panjang itu banyak berpengaruh,” jelas Alex sapaan akrabnya.

Alex menjelaskan terpendingnya laporan spesimen ke pusat data Kementerian Kesehatan ini juga karena cut off data yakni pada jam 12.00 setiap harinya. “Dan kita memang masih masih menduga bahwa ada beberapa spesimen yang mungkin juga tertunda diperiksanya oleh karena cut of laporan kita adalah jam 12, sehingga akibat liburan panjang ini tampaknya seperti ada tertunda di dalam pelaporannya,” tuturnya.

“Jadi bukan di dalam arti sampel tidak diambil atau stempel tidak dikirim. Tetapi pelaporannya tertunda,” imbuh Alex. (Baca juga: Melaney Ricardo Akui Positif COVID-19, Ini Gejala yang Dirasakan)

Selain itu, Alex juga mengatakan penambahan kasus COVID-19 efek liburan bisa dilihat penambahannya pada tanggal 1 hingga 7 November yang akan datang. “Yang justru kita nilai nanti adalah tanggal 1 ke tanggal 7 November. Disitu, kita bisa lihat apakah memang ini sangat menurun signifikan atau terjadi loncatan kasus,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Menko PMK: Satgas Covid-19 Otomatis Bubar
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Pemerintah Tetap Jamin Vaksinasi dan Pengobatan Pasien Covid-19
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Tidak Semua Yoghurt...
Tidak Semua Yoghurt Sehat, Salah Pilih Bisa Bikin Gula Darah Naik
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved