Anggota Komisi II DPR Ingatkan ASN Tak Jadi Alat Dulang Suara
Senin, 02 November 2020 - 10:24 WIB
loading...
anggota Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin mengingatkan ASN agar tidak dijadikan alat untuk mendulang suara di Pilkada 2020. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegur 67 kepala daerah karena telah mengabaikan 131 rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait netralitasASN dalam Pilkada 2020 .
Menanggapi hal itu, anggota Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin mengakui bahwa netralitas ASN dari pemilu ke pemilu selalu menjadi sorotan. Ini menjadi bukti bahwa banyak pihak menginginkan netralitas ASN ini semakin terjaga. "Jangan lagi ada cerita dan berita ASN dijadikan alat untuk mendulang suara," ujar Zulfikar saat dihubungi SINDOnews, Senin (2/11/2020).
Karena itu, politikus Partai Golkar ini mengapresiasi dan mendukung upaya berbagai pihak dalam menjaga netralitas ASN, termasuk menegur para kepala daerah yang bertanggung jawab. (Baca juga: Kemendagri Tegur 69 Petahana Pelanggar Protokol Kesehatan )
"Tatkala ada upaya untuk menjaga netralitas ASN dengan semakin baik dan tegas, sangat pantas kita dukung dan apresiasi," ucap Zulfikar.
Ia menuturkan, pihaknya ingin di setiap pemilu dan setiap pilkada ke depan semakin kompetitif, setara, dan fair, sehingga legitimasi pemilu dan pilkada semakin tinggi, baik dari sisi proses maupun hasil.
Menanggapi hal itu, anggota Komisi II DPR Zulfikar Arse Sadikin mengakui bahwa netralitas ASN dari pemilu ke pemilu selalu menjadi sorotan. Ini menjadi bukti bahwa banyak pihak menginginkan netralitas ASN ini semakin terjaga. "Jangan lagi ada cerita dan berita ASN dijadikan alat untuk mendulang suara," ujar Zulfikar saat dihubungi SINDOnews, Senin (2/11/2020).
Karena itu, politikus Partai Golkar ini mengapresiasi dan mendukung upaya berbagai pihak dalam menjaga netralitas ASN, termasuk menegur para kepala daerah yang bertanggung jawab. (Baca juga: Kemendagri Tegur 69 Petahana Pelanggar Protokol Kesehatan )
"Tatkala ada upaya untuk menjaga netralitas ASN dengan semakin baik dan tegas, sangat pantas kita dukung dan apresiasi," ucap Zulfikar.
Ia menuturkan, pihaknya ingin di setiap pemilu dan setiap pilkada ke depan semakin kompetitif, setara, dan fair, sehingga legitimasi pemilu dan pilkada semakin tinggi, baik dari sisi proses maupun hasil.
Lihat Juga :