Dedi Mulyadi Klaim Bisa Gaji Warga Jakarta Rp10 Juta Per KK, Pengamat: Ambisi untuk Pilpres 2029

Senin, 12 Mei 2025 - 19:08 WIB
loading...
Dedi Mulyadi Klaim Bisa...
Pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengklaim bisa memberikan gaji Rp10 juta per kepala keluarga (KK) jika menjadi Gubernur Jakarta menuai kritik. Foto/Maspuq Muin
A A A
JAKARTA - Pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengklaim bisa memberikan gaji Rp10 juta per kepala keluarga (KK) jika menjadi Gubernur Jakarta menuai kritik. Menurut Pengamat Politik sekaligus Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas, pria yang akrab disapa KDM alias Kang Dedi Mulyadi itu sembrono dalam melontarkan janji tersebut.

“Usulan Dedi Mulyadi soal menggaji warga Jakarta Rp10 juta per KK dalam setiap bulannya merupakan usulan yang sembrono dan hanya berdasarkan untuk kepentingan popularitas dan elektabilitas,” kata Fernando kepada SindoNews, Senin (12/5/2025).

Menurut dia, apa yang disampaikan oleh Dedi bukan untuk kepentingan membangun dan jangka panjang dalam membangun daerah. Apalagi, kata dia, Dedi Mulyadi sebelum melontarkan usulan itu tidak dilakukan secara secara cermat, sehingga sangat terkesan hanya asal-asalan untuk membangun popularitas.

Baca juga: Kang Dedi Hendak Gaji Warga Jakarta Rp10 Juta Per KK Setiap Bulan, Chico Hakim: Terlalu Semangat Jadi Salah Hitung



Dia berpendapat, seharusnya Dedi fokus mengurus daerah Jawa Barat yang sedang dipimpin, bukan malah mencampuri daerah lain. “Jangan-jangan Dedi Mulyadi berniat menjadi Gubernur Jakarta?” katanya.

Baca juga: 5 Kesamaan Jokowi dan Dedi Mulyadi, Nomor 2 Kedepankan Hal-hal Populis Demi Simpati Rakyat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Golkar: Capres-Cawapres...
Golkar: Capres-Cawapres Jangan Terlalu Sedikit dan Jangan juga Terlalu Banyak
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Bayar Pajak Kendaraan...
Bayar Pajak Kendaraan Bisa di PRJ 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Rekomendasi
Pengetatan Standar Migrasi...
Pengetatan Standar Migrasi BPA Galon Polikarbonat Dipertanyakan, Pakar: Perlu Ada Studi
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Kemendikdasmen Siapkan...
Kemendikdasmen Siapkan Lulusan SMK Hadapi Era Robotika, Prospek Karier Menjanjikan
Berita Terkini
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved