Tiga Faktor Penentu Partisipasi Pemilih Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 31 Oktober 2020 - 08:02 WIB
loading...
Tiga Faktor Penentu...
Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi. Ilustrasi/SINDO
A A A
JAKARTA - Peneliti Perludem Nurul Amalia Salabi menganggap, adanya warga yang belum memiliki data kependudukan menjadi faktor yang ikut mempengaruhi partisipasi pemilih dalam Pilkada Serentak 2020 . Hal ini dikatakan Nurul merespons pernyataan KPU yang menyebut banyak warga yang belum memiliki data kependudukan.

Menurut Nurul, kondisi ini akan ikut mempengaruhi partisipasi sangat mungkin terjadi. "Pemilih belum terekam data kependudukan dan dia sedang menjalani karantina atau isolasi, atau takut datang ke tempat publik untuk mengurus masalah kependudukan," ujarnya saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (31/10/2020).

Nurul mengatakan, partisipasi pemilih berpotensi menurun bukan karena banyaknya warga yang tak memiliki data kependudukan. Sebab, selain DPT sudah ditetapkan besarannya, faktor Covid-19 juga turut mempengaruhi.

Ia pun melihat partisipasi pemilih di masa Covid-19 akan ditentukan oleh tiga hal. Pertama, konteks politik. Maksudnya, apakah kandidat yang maju mendorong dia untuk memilih atau apakah ada permasalahan di daerahnya yang mendorong dia dengan kuat untuk memilih dan sebagainya.

(Baca juga: Jelang Pilkada 2020, Menkominfo: Bersihkan Ruang Digital dari Disinformasi dan Hoaks ).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Pilkada Langsung Masih...
Pilkada Langsung Masih Diwarnai Praktik Curang, Pelonggaran Syarat Pencalonan Dinilai Perlu
DPRD Sepakat Hak Angket...
DPRD Sepakat Hak Angket dan Pansus Pemakzulan Bupati Pati Sudewo, Perludem: Jalan Keluar Penuhi Tuntutan Warga
DPP Perindo Gandeng...
DPP Perindo Gandeng Perludem Gelar FGD Bahas Tata Ulang Sistem Kepemiluan usai Putusan MK
NasDem Respons Putusan...
NasDem Respons Putusan MK 135: Melanggar Prinsip Kepastian Hukum
MK Putuskan Pemilu Nasional...
MK Putuskan Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal Dipisah, Ini Respons DPR, DPD, dan Perludem
Ratusan Anak Muda Dialog...
Ratusan Anak Muda Dialog Langsung dengan Anggota DPRD Jakarta, Soroti Pelayanan Dasar Pemprov DKI
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Putuskan Pemilu Tak Lagi Serentak
NasDem Siap Kawal Pemenangan...
NasDem Siap Kawal Pemenangan PSU Pilkada Siak
Rekomendasi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Berita Terkini
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Penipuan Kursus Bahasa...
Penipuan Kursus Bahasa Arab dengan Bonus Umrah Dilaporkan ke Bareskrim, Korban Rugi Ratusan Juta
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved