Pandemi Corona, Politikus PDIP Sebut Kondisi Saat Ini Dilematis

loading...
Pandemi Corona, Politikus PDIP Sebut Kondisi Saat Ini Dilematis
Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno mengatakan saat ini pemerintah juga dalam menghadapi posisi yang sulit akibat pandemi Corona di tanah air. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah diyakini tak menginginkan banyak buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Anggota Komisi XI DPR Hendrawan Supratikno mengatakan, saat ini pemerintah juga dalam menghadapi posisi yang sulit akibat pandemi Covid-19 (virus Corona) di tanah air.

(Baca juga: Bertemu Menlu AS Pompeo, Jokowi Ingin Kerja Sama Ekonomi dan Pertahanan Meningkat)

Karena kata dia, di satu sisi perusahaan diimbau tidak melakukan PHK terhadap para karyawannya. Akan tetapi, di satu sisi ekonomi saat ini sedang terdampak adanya pandemi ini.‎

(Baca juga: Charlie Hebdo Kembali Berulah; Pajang Kartun Cabul Erdogan)



"Ya memang sangat dilematis dalam kondisi kesulitan saat ini akibat resesi. Jadi dalam kondisi seperti ini adalah prioritas utama bagaimana perusahaan-perusahaan diimbau tidak melakukan PHK," ujar Hendrawan, Kamis (29/10/2020).

Dia melanjutkan, jika masyarakat menuntut kenaikan upah maka hal itu sangat tidak bijak. Sebab, ekonomi saat ini sedang terdampak begitupun para perusahaan.‎

"Nah dalam kondisi begini, kalau ada kenaikan upah memang sangat memukul ya. Karena pertumbuhan ekonomi juga minus‎," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.



Maka itu, jalan tengah yang diambil pemerintah adalah tidak menaikan upah minimum 2021 ini. Hal ini juga sekaligus menjaga kemampuan perusahaan di tengah pandemi virus Corona ini.‎
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top