Mahfud MD: Pemeluk Agama Apa Pun Akan Marah kalau Agamanya Dihina

loading...
Mahfud MD: Pemeluk Agama Apa Pun Akan Marah kalau Agamanya Dihina
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Presiden Prancis Emmauel Macron menuai banyak kecaman luas dari umat Islam, termasuk dari pemerintah dan masyarakat Indonesia.

Seperti diketahui belakangan ini Macron telah membuat pernyataan-pernyataan yang dinilai telah menyinggung Islam. Macron juga membolehkan penerbitan karikatur Nabi Muhammad SAW. Menanggapi sikap Macron, Kementerian Luar Negeri Indonesia memanggil Duta Besar Prancis, hari ini.(Baca juga: Parlemen Turki Bersatu Kecam Pernyataan Macron tentang Kartun Nabi)

Kontroversi Macron ini ditanggapi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Menurut Mahfud, Macron harus tahu Islam adalah agama yang rahmah. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini juga menyebut Macron krisis gagal paham.



Mahfud menegaskan siapa pun akan marah bila agamanya dihina. "Macron harus tahu bahwa agama Islam adalah agama rahmah, tapi pemeluk agama apa pun akan marah kalau agamanya dihina. Kalau tak paham itu berarti dia mengalami krisis gagal paham," tulis Mahfud MD melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, Rabu (28/10/2020).

Seperti diketahui, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam Macron terkait penerbitan karikatur Nabi Muhammad. Kemlu telah memanggil Dubes Prancis pada Rabu, hari ini.(Baca juga: Panggil Dubes Prancis, Pemerintah Kecam Pernyataan Macron)

Dalam pertemuan dengan Dubes Prancis Olivier Chambard, Kemlu menyampaikan kecaman tersebut.
(dam)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top