Oknum Polisi Jadi Kurir, Pakar: Skandal Ini Harus Dibongkar

Senin, 26 Oktober 2020 - 08:07 WIB
loading...
Oknum Polisi Jadi Kurir,...
Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangkap kurir sabu dengan barang bukti sebanyak 16 kilogram (kg). Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA -

Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau menangkap kurir sabu dengan barang bukti sebanyak 16 kilogram (kg). Salah satu tersangka berinisial IZ (52) merupakan perwira menengah yang bertugas di Direktorat Reserse Umum Polda Riau.

Pakar psikolog forensik Reza Indragiri Amriel mengatakan motif dari pengedar dan bandar adalah ekonomi. “Kerakusan dan keinginan memperkaya diri sendiri lewat cara jahat. Kalau pengguna, walau tetap tidak bisa dibenarkan dan pelakunya harus dihukum,” ujarnya melalui keterangan tertulis kepada SINDOnews, Senin (26/10/2020).

Untuk kasus yang melibatkan kepolisian, Reza menerangkan bekerja sebagai aparat penegak hukum itu sama dengan menggeluti bidang yang amat berat. Apalagi polisi yang bertugas di reserse.

“Ada tuntutan organisasi, beban kasus, tekanan masyarakat, intervensi politik, kejahatan yang semakin kompleks, dan masalah pribadi. Akan tetapi, stamina terbatas. Kesehatan jiwa juga rentan terganggu,” tuturnya.(Baca juga: Rawan Korupsi, KPK Bakal Monitor Pilkada di Daerah Ini )

Dalam bertugas seorang polisi dituntut untuk menuntaskan kasus-kasus dengan waktu yang terbatas. Pria kelahiran 1974 itu menjelaskan polisi bisa saja melarikan diri ke narkoba agar bisa menyelesaikan tugas-tugasnya.

“Pada sisi itu muncul keinsafan tentang pentingnya penataan tugas dan perhatian terhadap kesehatan personel. Ini jelas tidak bisa dipenuhi oleh personel sendiri. Harus ada peran organisasi secara keseluruhan,” tegasnya.

Untuk polisi yang akhirnya menjadi pengedar itu, menurutnya, tergantung wilayah dan waktu. Lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu mengungkapkan sebuah studi yang menemukan kasus polisi yang menjual narkoba ternyata lebih banyak.

“Apa pun itu harus dibongkar dan diekspos skandal ini ke publik. Ditambah lagi pengungkapan kasus LGBT di lingkungan kepolisian, merupakan prestasi POLRI. Mereka, dalam dua skandal kakap tersebut, menepisblue curtain code, yaitu kecenderungan aparat penegakan hukum untuk menutup-nutupi kesalahan atau penyimpangan oleh sejawat,” katanya. (Baca juga: Perjuangan Jadi Mahasiswa: Jangan Pikirkan Hasil Terburuk!)

Pengungkapan-pengungkapan hal yang sejatinya memalukan itu berpotensi menumbuhkan kepercayaan dan penghormatan publik terhadap institusi kepolisian. Kalau mau lebih progresif lagi, kepolisian menghitung nilai kerugian akibat anggotanya yang menjadi penjual narkoba.

”Penghitungan ini dibutuhkan agar kepada lembaga terpampang angka kerugian nyata yang sepatutnya dikompensasi oleh negara kepada masyarakat selaku pembayar pajak,” pungkasnya.

(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Brigjen Pol LMI Jadi...
Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Pengamat Apresiasi Sikap Tegas Polri
Dipecat Kasus Narkoba,...
Dipecat Kasus Narkoba, AKP Deky Tiba di Bareskrim dengan Tangan Terborgol
Mantan Kasat Narkoba...
Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Resmi Dipecat, Langsung Dibawa ke Jakarta
Narkoba adalah ‘Bapak’...
Narkoba adalah ‘Bapak’ TPPU di Seluruh Dunia, Sebuah Sejarah yang Terabaikan
Bareskrim Tangkap Kurir...
Bareskrim Tangkap Kurir Jaringan Bandar Narkoba Koh Erwin
Oknum Brimob Aniaya...
Oknum Brimob Aniaya hingga Tewas Siswa MTs Harus Diusut Tuntas, Sahroni: Evaluasi Nasional!
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
Oknum Polisi di Jateng...
Oknum Polisi di Jateng Siksa Perempuan, Korban Disiram Air Keras hingga Dicekoki Narkoba
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Rekomendasi
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Kantongi Restu OJK,...
Kantongi Restu OJK, Dua Pemegang Saham Utama CASH Siap Kawal Rights Issue Rp237,2 Miliar
Berita Terkini
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved