Materi Khutbah Jumat Jadi Polemik, Wamenag: Jangan Selalu Curiga

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 06:10 WIB
loading...
Materi Khutbah Jumat...
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid meminta semua pihak agar berlebihan menyikapi wacana menerbitkan materi khutbah Jumat dan tidak selalu berpikir negatif. Foto/SINDOnews/Abdul Rochim
A A A
DEPOK - Rencana Kementerian Agama ( Kemenag ) menerbitkan materi khutbah Jumat memicu polemik di tengah masyarakat. Menanggapi hal ini, Wakil Menteri Agama ( Wamenag ) Zainut Tauhid meminta semua pihak agar berlebihan menyikapi wacana tersebut dan tidak selalu berpikir negatif.

"Ya jangan kita melihat sesuatu itu selalu dengan kacamata kecurigaan. Enggak boleh ya. Kita harus positif thinking, husnudzon kedepankan," ujarnya di sela Kegiatan Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Nahdlah di Ponpes Al Nahdlah, Depok, Kamis (22/10/2020). (Baca juga: Terbit Awal 2021, Materi Khutbah Jumat Kemenag dalam Bentuk Digital)

Menurut Wamenag, niat untuk menerbitkan buku khutbah Jumat semata-mata untuk memberikan panduan kepada masyarakat sebagai tuntunan.

"Ini untuk memberikan tuntunan ya, karena ada banyak ya dibutuhkan di musala, dipakai di masjid misalnya (khotib) yang dijadwalkan ceramah tidak datang, pengurus masjid atau panitia, misalnya, dia ada yang ngasih menggantikan (ceramah) dengan adanya pedoman untuk khutbah," paparnya. (Baca juga: Siapkan Materi Khutbah Jumat, Kemenag: Tak Ada Paksaan Membacakannya)

Dikatakan Wamenag, adanya buku panduan atau materi khutbah Jumat justru akan memudahkan masyarakat. "Jadi semangat ya itu," katanya. Karena itu, kata Wamenag, suatu rencana sesuatu yang baik harus dijalankan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rekomendasi
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
FIA UI Gelar Pengabdian...
FIA UI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Lansia di Sijuk Belitung
Berita Terkini
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved