Siapkan Materi Khutbah Jumat, Kemenag: Tak Ada Paksaan Membacakannya

Kamis, 22 Oktober 2020 - 13:04 WIB
loading...
Siapkan Materi Khutbah...
Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin memastikan tidak ada kewajiban membacakan materi khutbah Jumat yang saat ini sedang disiapkan oleh Kemenag. FOTO/DOK.KEMENAG
A A A
JAKARTA - Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin memastikan tidak ada kewajiban membacakan materi khutbah Jumat yang saat ini sedang disiapkan oleh Kemenag. Naskah khutbah tersebut bersifat fasilitas bagi yang membutuhkan.

"Jadi alternatif saja bagi masjid, musala, para khatib yang membutuhkan, tidak ada paksaan. Tidak ada keharusan bagi khatib untuk membacanya," kata Kamaruddin Amin kepada SINDOnews, Kamis (22/10/2020).

Menurutnya, Kemenag sengaja menyiapkan materi khutbah Jumat karena dari penelusurannya banyak masjid di daerah yang masih menggunakan naskah khutbah berusia puluhan tahun. Setiap salat Jumat, para khatib hanya membaca materi itu-itu saja lantaran tidak ada yang lain lagi. (Baca juga: Kemenag Siapkan Materi Khutbah Jumat, MUI: Bagus, tapi Jangan Diwajibkan )

"Nah ini kita buatkan, nanti terserah, kalau dianggap bagus silakan baca, kalau nggak ya nggak papa. Jadi tidak ada paksaan," tandas Kamaruddin.

Menurutnya, materi khutbah Jumat yang disiapkan meliputi pengarusutamaan pemahaman agama yang rahmatan lil 'alamin. Misalnya mengenai toleransi beragama, bagaimana cara hidup di bangsa yang majemuk, saling menghormati, dan kedamaian.

"Kita berharap ceramah-ceramah agama yang disampaikan di tempat-tempat ibadah, yaitu ceramah-ceramah atau khotbah-khotbah yang menyejukkan, yang bisa menjadi perekat, yang bisa meningkatkan kualitas kehidupan beragama, meningkatkan kesalehan umat beragama. Jadi tidak ada narasi kebencian, apalagi kekerasan," ujarnya. (Baca juga: Kemenag Siapkan Materi Khutbah Jumat, PKS Ingatkan Soal Ini )

Kamaruddin Amin menegaskan bahwa saat ini masih menyiapkan materi khutbah Jumat. Diharapkan, naskah-naskah khutbah Jumat sudah bisa diterbitkan pada Januari 2020.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rekomendasi
Dede Sunandar Akui Tak...
Dede Sunandar Akui Tak Ingin Cerai, Tapi Karen Hertatum Tetap Ingin Berpisah
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Berita Terkini
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved