Pemuda Muhammadiyah Berharap Penangkapan 8 Tokoh KAMI Tak Bermotif Membungkam

Rabu, 14 Oktober 2020 - 13:41 WIB
loading...
Pemuda Muhammadiyah...
Pemuda Muhammadiyah berharap tidak ada motif pembungkaman di balik penangkapan para tokoh KAMI dan meminta polisi memberikan penjelasan kepada masyarakat. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Ketua bidang Hukum dan HAM PP Pemuda Muhammadiyah , Razikin menyatakan pihaknya bahwa penangkapan delapan orang tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) menjadi kewenangan kepolisian. Ia berharap penangkapan itu bukan karena bermotif pembungkaman kelompok aktivis, melainkan semata-mata didasari dengan takaran pelanggaran yang jelas di atur dalam KUHAP dan KUHP serta UU ITE.

"Karena itu kepolisian harus aktif memberikan penjelasan ke publik agar tidak terjadi salah tafsir dan kesimpangsiuran informasi," ujar Razikin saat dihubungi SINDOnews, Rabu (14/10/2020).

(Baca: Ormas Islam Demo UU Cipta Kerja, Pemuda Muhammadiyah Ingatkan soal Provokator)

Razikin menilai bahwa penangkapan mereka tidak akan berpengaruh berarti terhadap stabilitas politik nasional, mengingat dukungan pada Pemerintah juga cukup besar dan solid. Di sisi lain, partai politik juga sangat solid, kekuatan civil society dan ormas-ormas besar relatif moderat dalam menyikapi UU Cipta kerja.

"Ormas mainstream seperti Muhammadiyah dan NU memilih tempuh jalur hukum ke Mahkamah Konstitusi untuk mempersoalkan UU Cipta Kerja penolakan terhadap UU Cipta Kerja dilakukan secara beradab," tutur dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Muktamar XIX Pemuda...
Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah, Affandi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Intelektual
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Pulang ke Tanah Air,...
Pulang ke Tanah Air, Relawan WNI Ceritakan Brutalnya Penyiksaan Tentara Israel
Mengharukan! Bocah 9...
Mengharukan! Bocah 9 Tahun Bawa Poster untuk Ayah yang Pulang usai Ditawan Israel
Aniaya Aktivis Global...
Aniaya Aktivis Global Sumud Flotilla, Pengasuh Ponpes Mamba'ul Ma'arif: Dunia Harus Beri Sanksi ke Israel
Buruh Wanti-wanti RUU...
Buruh Wanti-wanti RUU Ketenagakerjaan: Jangan Sampai Terulang Omnibus Law Cipta Kerja
Pesan Adityawarman kepada...
Pesan Adityawarman kepada Pemuda Muhammadiyah: Pemuda Ada di Setiap Kebangkitan
JARI Maju 98 Minta Gubernur...
JARI Maju 98 Minta Gubernur Sherly Bebaskan 11 Aktivis Desa Maba Sangaji
Rekomendasi
Konser Reuni BTS di...
Konser Reuni BTS di Busan Molor 75 Menit, HYBE Minta Maaf dan Jelaskan Penyebabnya
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Berita Terkini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Budiman Sudjatmiko Tepis...
Budiman Sudjatmiko Tepis Usir Mahasiswa dari Forum Diskusi di Semarang
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved