Terperangkap Kerumunan Demonstran, Prabowo Mengaku Dibukakan Jalan dan Diberi Hormat

Selasa, 13 Oktober 2020 - 07:46 WIB
loading...
Terperangkap Kerumunan...
Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto menceritakan dirinya sempat terperangkap oleh kerumunan massa demo tolak UU Ciptaker beberapa hari yang lalu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto menceritakan dirinya sempat terperangkap oleh kerumunan massa demo tolak Undang-undang tentang Cipta Kerja ( UU Ciptaker ) beberapa hari yang lalu.

Prabowo mengatakan, momen itu terjadi saat dia hendak pergi meninggalkan kantor kerjanya dalam hal ini Kemhan. Diketahui, Gedung Kemhan berada tak jauh dari tempat massa yang sedang berunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasinya terkait UU Ciptaker. (Baca juga: Perkuat Operasi Prajurit, Rantis Maung Segera Diserahkan Prabowo ke TNI)

"Kemarin juga saya agak terperangkap dengan massa," ujar Prabowo dalam wawancara eksklusifnya yang dipublikasikan DPP Partai Gerindra, Senin (12/10/2020).

Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu mengaku kaget ternyata sejumlah massa justru masih mau membukakan jalan untuk rombongannya melintas. Bahkan, kata dia, masih banyak juga massa yang melambaikan tangan kepadanya.

"Masih banyak yang apa itu dadah ke saya. Jadi ketika lihat mobil saya, bahkan anak-anak itu ada yang hormat," tuturnya.

Dia meyakini, sebenarnya niat massa aksi yang datang itu baik. Mereka hanya ingin menyuarakan aspirasinya tentan tuntutan yang dibawa dan tidak ingin ada kericuhan dalam aksi tersebut. (Baca juga: Prabowo Tuding Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja Ditunggangi Kekuatan Asing)

"Saya kira mereka itu niatnya baik anak-anak itu ya, tapi ada yang panas-panasin," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
Prabowo Gelar Sidang...
Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna Sore Ini, Bahas Percepatan Program-Evaluasi
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Enam Minggu Beroperasi,...
Enam Minggu Beroperasi, DSI Himpun Devisa USD10,5 Miliar
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Rekomendasi
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Pakar Ungkap Kenapa...
Pakar Ungkap Kenapa William dan Kate Makin Romantis di Depan Publik
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Berita Terkini
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
KPK Sebut OTT Bupati...
KPK Sebut OTT Bupati Lombok Barat Naik ke Tahap Penyidikan
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved