Prabowo Kenang Ansor-Banser Jaga Gereja, Ketum Ansor: Alhamdulillah Kita Konsisten
Jum'at, 20 Desember 2024 - 15:08 WIB
loading...
Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengapresiasi peran Ansor-Banser dalam menjaga gereja di Indonesia. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto saat berkunjung ke Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, mengenang peran Ansor- Banser dalam menjaga gereja di Indonesia. Dia bersyukur perjuangan kader-kader Ansor-Banser dalam menjaga kerukunan turut dikenang Presiden Prabowo.
Padahal ada juga yang nyinyir bahkan mencela upaya Ansor-Banser. "Alhamdulillah, pernyataan Pak Prabowo mengingatkan kita semua bahwa komitmen Banser terhadap nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kerukunan beragama tetap menjadi fondasi utama perjuangan kami. Ini bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga praktik yang terus kami lakukan hingga hari ini," ujar Addin Jauharudin, Kamis (19/12/2024). Baca juga: Bantu Polri, GP Ansor Terjunkan Banser Amankan Natal dan Tahun Baru
Bahkan, kata Addin, dalam menjalankan komitmen tersebut, tidak hanya waktu dan tenaga yang dikorbankan Ansor-Banser, bahkan hingga nyawa siap dipertaruhkan. "Salah satunya kader terbaik Ansor-Banser almarhum Riyanto yang rela memeluk bom demi menjaga saudara sebangsa berbeda iman dalam menjalankan ibadahnya. Kita akan mengenang Riyanto dalam haul Gus Dur, Minggu 22 Desember di markas PP Ansor," ungkapnya.
Panglima Komando tertinggi Banser menambahkan perlindungan terhadap gereja dan tempat ibadah lainnya oleh Banser adalah cerminan nyata dari nilai Pancasila. “Kami meyakini bahwa menjaga persatuan bangsa memerlukan tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Selama puluhan tahun, Banser hadir untuk melindungi seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan," tegasnya.
Menurut Addin, semangat ini relevan dengan kondisi Indonesia yang terus berkembang sebagai bangsa plural. "Kami bersyukur bahwa komitmen ini tidak hanya diapresiasi di dalam negeri, tetapi juga oleh tokoh-tokoh internasional seperti yang disampaikan oleh Pak Prabowo di Al Azhar. Ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah contoh harmoni bagi dunia," tambahnya.
Padahal ada juga yang nyinyir bahkan mencela upaya Ansor-Banser. "Alhamdulillah, pernyataan Pak Prabowo mengingatkan kita semua bahwa komitmen Banser terhadap nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kerukunan beragama tetap menjadi fondasi utama perjuangan kami. Ini bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga praktik yang terus kami lakukan hingga hari ini," ujar Addin Jauharudin, Kamis (19/12/2024). Baca juga: Bantu Polri, GP Ansor Terjunkan Banser Amankan Natal dan Tahun Baru
Bahkan, kata Addin, dalam menjalankan komitmen tersebut, tidak hanya waktu dan tenaga yang dikorbankan Ansor-Banser, bahkan hingga nyawa siap dipertaruhkan. "Salah satunya kader terbaik Ansor-Banser almarhum Riyanto yang rela memeluk bom demi menjaga saudara sebangsa berbeda iman dalam menjalankan ibadahnya. Kita akan mengenang Riyanto dalam haul Gus Dur, Minggu 22 Desember di markas PP Ansor," ungkapnya.
Panglima Komando tertinggi Banser menambahkan perlindungan terhadap gereja dan tempat ibadah lainnya oleh Banser adalah cerminan nyata dari nilai Pancasila. “Kami meyakini bahwa menjaga persatuan bangsa memerlukan tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Selama puluhan tahun, Banser hadir untuk melindungi seluruh masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan," tegasnya.
Menurut Addin, semangat ini relevan dengan kondisi Indonesia yang terus berkembang sebagai bangsa plural. "Kami bersyukur bahwa komitmen ini tidak hanya diapresiasi di dalam negeri, tetapi juga oleh tokoh-tokoh internasional seperti yang disampaikan oleh Pak Prabowo di Al Azhar. Ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah contoh harmoni bagi dunia," tambahnya.
Lihat Juga :