Informasi Bohong Tentang COVID-19 Membuat Masyarakat Tidak Percaya Dokter dan RS

Jum'at, 09 Oktober 2020 - 08:32 WIB
loading...
Informasi Bohong Tentang...
Staf Khusus bidang Hukum Menkominfo, Henri Subiakto mengatakan masifnya informasi bohong tentang COVID-19 bukan hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di dunia. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Penanganan pandemi COVID-19 menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya, beredarnya informasi bohong ( hoaks ). Masyarakat diminta mencari tahu mengenai informasi yang meragukan kepada ahlinya.

Staf Khusus bidang Hukum Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo ), Henri Subiakto mengatakan masifnya informasi bohong tentang COVID-19 bukan hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di dunia. Dia menyebut informasi bohong yang paling banyak mengenai asal-usul COVID-19. (Baca juga: Klaster Baru Covid-19 Berpeluang Terjadi di Tengah Demonstran)

Henri menerangkan selama pandemi COVID-19 di Indonesia banyak peristiwa terjadi karena penyebaran informasi yang bohong. Masyarakat, menurutnya, banyak yang tidak percaya dengan dokter dan rumah sakit yang memvonis keluarganya positif COVID-19.

Contohnya, pengambilan paksa jenazah pasien COVID-19 dari rumah sakit. Peristiwa itu terjadi di sejumlah daerah, bahkan di kota sebesar Jakarta.

“Makanya harus hati-hati terhadap itu (informasi bohong). Percayalah pada orang-orang yang mempunyai kompetensi. Kalau urusan kesehatan serahkan pada dokter. Bukan pada media sosial (medsos),” ujar Henri dalam diskusi daring dengan tema “Vaksin: Menjawab Mitos dan Menolak hoaks”, Kamis (8/10/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Perlu Menetralisir...
Pemerintah Perlu Menetralisir Narasi Negatif di Media Sosial
Isu Mark Up Harga Sepatu...
Isu Mark Up Harga Sepatu Siswa Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Itu Fitnah, Hoaks
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Tanggapi Amien Rais,...
Tanggapi Amien Rais, Gerakan Pemuda Marhaen: Penurunan Kualitas Demokrasi
Komdigi Tegaskan Video...
Komdigi Tegaskan Video Amien Rais soal Prabowo Hoaks dan Bermuatan Ujaran Kebencian
Beredar Isu Kas Masjid...
Beredar Isu Kas Masjid Bakal Dikelola Pemerintah, Kemenag Tegaskan Itu Hoaks
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
Viral Video Letusan...
Viral Video Letusan Gunung Anak Krakatau Disertai Semburan Api Merah, PVMBG: Hoaks Buatan AI
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved