Kasus Baru di Tiga Negara, Total 1.611 WNI Terinfeksi COVID-19

Kamis, 08 Oktober 2020 - 09:54 WIB
loading...
Kasus Baru di Tiga Negara, Total 1.611 WNI Terinfeksi COVID-19
Berdasarkan laporan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang diumumkan hari ini, tercatat ada penambahan tujuh kasus yang terinfeksi virus Corona. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus warga negara Indonesia ( WNI) di luar negeri yang terkonfirmasi COVID-19 terus melonjak. Berdasarkan laporan Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ) yang diumumkan hari ini, tercatat ada penambahan tujuh kasus yang terinfeksi virus Corona.

“Tambahan WNI terkonfirmasi COVID19 di Filipina, Finlandia & Uzbekistan. Total WNI terkonfirmasi di luar negeri adalah 1611,” jelas Kemlu dalam keterangan resmi melalui akun Twitter @Kemlu_RI, Kamis (8/10/2020). (Baca juga: Resmi Diteken Jokowi, Ini Isi Perpres Vaksin Covid-19)

Seiring peningkatan itu, jumlah WNI yang menjalani perawatan intensif kian bertambah. Hingga saat ini pasien yang dirawat mencapai 319 orang.

Jumlah yang meninggal karena COVID-19 juga dilaporkan bertambah lagi. Ada satu orang yang dikabarkan tutup usia. “Meninggal di Uzbekistan. Total 149 meninggal,” tambah Kemlu.

Namun, laporan tersebut juga tidak menunjukkan WNI yang pulih dari infeksi virus Corona. Sama seperti kemarin, total yang sembuh mencapai 1.143 orang. (Baca juga: Waspada! Obesitas seperti Donald Trump Berisiko Tinggi Covid-19)

Berikut sebaran kasus WNI COVID-19 di luar negeri:

Aljazair: 3 orang (stabil)
Amerika Serikat: 104 orang (78 sembuh, 7 stabil, 19 meninggal)
Arab Saudi: 258 orang (55 sembuh, 105 stabil, 98 meninggal)
Australia: 3 orang (sembuh)
Azerbaijan: 1 orang (sembuh)
Bahrain: 1 orang (sembuh)
Bahama: 1 orang (stabil)
Bangladesh: 1 orang (stabil)
Belanda: 9 orang (5 sembuh, 4 meninggal)
Belgia: 5 orang (4 sembuh, 1 stabil)
Brunei Darussalam: 6 orang (5 sembuh, 1 stabil)
Ceko: 4 orang (stabil)
Chile: 1 orang (stabil)
Ekuador: 1 orang (sembuh)
Ethiopia: 5 orang (sembuh)
Filipina: 32 orang (29 sembuh, 3 stabil)
Finlandia: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)
Ghana: 1 orang (meninggal)
Hong Kong: 88 orang (85 sembuh, 3 stabil)
India: 75 orang (sembuh)
Inggris: 22 orang (17 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal)
Irlandia: 1 orang (sembuh)
Italia: 3 orang (sembuh)
Jepang: 3 orang (2 sembuh, 1 stabil)
Jerman: 12 orang (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal)
Kanada: 6 orang (3 sembuh, 3 stabil)
Kamboja: 4 orang (2 sembuh, 2 stabil)
Kazakhstan: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)
Korea Selatan: 36 orang (32 sembuh, 4 stabil)
Kuwait: 128 orang (123 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal)
Lebanon: 1 orang (stabil)
Madagaskar: 1 orang (stabil)
Maladewa: 9 orang (7 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal)
Makedonia Utara: 1 orang (sembuh)
Makau (RRT): 3 orang (sembuh)
Malaysia: 168 orang (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal)
Meksiko: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)
Mesir: 11 orang (11 sembuh)
Mozambique: 1 orang (stabil)
Nigeria: 2 orang (sembuh)
Oman: 4 orang (2 sembuh, 2 stabil)
Pakistan: 33 orang (sembuh)
Perancis: 4 orang (3 sembuh, 1 stabil)
Qatar: 145 orang (139 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)
Rusia: 22 orang (20 sembuh, 2 stabil)
Singapura: 57 orang (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal)
Spanyol: 13 orang (sembuh)
Sudan: 18 orang (6 sembuh, 12 stabil)
Suriname: 2 orang (sembuh)
Swedia: 1 orang (stabil)
Taiwan: 4 orang (4 sembuh)
Thailand: 1 orang (sembuh)
Timor Leste: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil)
Turki: 12 orang (9 sembuh, 3 meninggal)
UEA: 63 orang (56 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal)
Uzbekistan: 19 orang (13 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal)
Vatikan: 8 orang (sembuh)
Vietnam: 1 orang (stabil)
Kapal pesiar: 185 orang (170 sembuh, 9 stabil, 6 meninggal)
(kri)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2070 seconds (11.210#12.26)