WNI Diduga Disekap dan Disiksa di Myanmar, Keluarga Lapor ke Bareskrim
Senin, 12 Agustus 2024 - 17:54 WIB
loading...
Warga negara Indonesia (WNI) asal Jakarta Selatan berinisial SA (27) diduga disekap dan mengalami penyiksaan di Myanmar. FOTO ILUSTRASI/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Warga negara Indonesia ( WNI ) asal Jakarta Selatan berinisial SA (27) diduga disekap dan mengalami penyiksaan di Myanmar . Akibatnya, pihak keluarga melaporkan peristiwa tersebut ke Bareskrim Polri.
Sepupu SA, Yohana Apriliani (35) menjelaskan, sebelumnya pihak keluarga telah melaporkan kejadian itu ke Bareskrim Polri, dan diarahkan untuk berkonsultasi dengan Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Hari ini, kata Yohana, keluarga kembali menyambangi Bareskrim Polri untuk membuat pengaduan masyarakat (Dumas), dengan melampirkan sejumlah bukti penyiksaan terhadap SA.
Baca juga: Dua WNI Saling Tikam di Amerika Serikat, Korban asal Tangerang
"Nah kita sudah bercerita banyak tentang kasusnya SA ini, lalu kita diarahin lagi untuk bikin Dumas plus dilampirin berkas bukti-bukti yang lainnya," kata Yohana di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2024).
"Salah satu bukti chat-an si Risky yang ngajak si SA. Lalu ada laporan Kemenlu dan BP2MI, sama rekaman suara di dalam satu flashdisk," sambungnya.
Sepupu SA, Yohana Apriliani (35) menjelaskan, sebelumnya pihak keluarga telah melaporkan kejadian itu ke Bareskrim Polri, dan diarahkan untuk berkonsultasi dengan Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Hari ini, kata Yohana, keluarga kembali menyambangi Bareskrim Polri untuk membuat pengaduan masyarakat (Dumas), dengan melampirkan sejumlah bukti penyiksaan terhadap SA.
Baca juga: Dua WNI Saling Tikam di Amerika Serikat, Korban asal Tangerang
"Nah kita sudah bercerita banyak tentang kasusnya SA ini, lalu kita diarahin lagi untuk bikin Dumas plus dilampirin berkas bukti-bukti yang lainnya," kata Yohana di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (12/8/2024).
"Salah satu bukti chat-an si Risky yang ngajak si SA. Lalu ada laporan Kemenlu dan BP2MI, sama rekaman suara di dalam satu flashdisk," sambungnya.
Lihat Juga :