Kemenaker Luncurkan Program JPS bagi Kelompok Masyarakat di 6 Provinsi

Senin, 19 Oktober 2020 - 12:00 WIB
loading...
Kemenaker Luncurkan...
Kemenaker meluncurkan Program Jaring Pengaman Sosial Dampak COVID-19 sekaligus menyerahkan bantuan bagi kelompok masyarakat di 6 provinsi terpilih secara daring di Hotel Santika Tasikmalaya, Sabtu (3/10/2020). FOTO/SINDOnews/Asep Juhariyono
A A A
TASIKMALAYA - Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemenaker ) meluncurkan Program Jaring Pengaman Sosial Dampak COVID-19 sekaligus menyerahkan bantuan bagi kelompok masyarakat di 6 provinsi terpilih secara daring di Hotel Santika Tasikmalaya, Sabtu (3/10/2020). Bantuan itu diberikan kepada 1.000 kelompok masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 dan masing-masing kelompok mendapatkan dana sekitar Rp39 juta.

"Program JPS ini dikhususkan bagi masyarakat yang membuat kelompok untuk berwirausaha setelah mereka sebelumnya ikut terdampak jadi pengangguran atau hampir menjadi pengangguran akibat pandemi COVID-19 yang saat ini terjadi," kata Menaker Ida Fauziah saat melakukan pemaparan langsung yang dilakukan secara daring, Sabtu (3/10/2020) siang.

Ida menambahkan, peluncuran Program Bantuan JPS COVID-19 Tahun 2020, Kemenaker melalui Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja juga berperan aktif dalam penciptaan dan perluasan kesempatan kerja. Ida yakin semakin banyak warga terdampak menjadi pengangguran dan korban PHK akibat COVID-19 yang mulai beralih menjadi wirausahawan baru, dengan bantuan platform wirausaha online atau startup business yang diberikan pemerintah. (Baca juga: Kisah Penyintas COVID-19, Sembuh Setelah 110 Hari Isolasi dan 17 Kali Swab )

"Karya yang dihasilkan para wirausaha baru ini nantinya diharapkan dapat berkembang pesat dan maju agar bisa berhasil serta dapat bersaing di pasar bebas. Dengan munculnya jiwa wirausaha ini, mereka diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia, serta nantinya mereka juga bisa membuka peluang kesempatan kerja bagi orang lain di lingkungan sekitarnya," kata Ida.

Acara peluncuran program dan pemberian bantuan kepada 1.000 kelompok masyarakat yang terdampak COVID-19 melalui kegiatan padat karya dan penciptaan wirausaha ini, dihadiri 50 peserta secara offline dan 950 peserta secara online.

Sementara itu, enam provinsi yang mendapatkan bantuan adalah Banten sebanyak 61 kelompok masyarakat, Jawa Barat 304 kelompok masyarakat, Jawa Tengah 250 kelompok masyarakat, Jawa Timur 328 kelompok masyarakat, Lampung 37 kelompok masyarakat, dan Yogyakarta 20 kelompok masyarakat.

"Di Tasikmalaya juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Menaker dan perwakilan kelompok masyarakat penerima JPS," katanya. (Baca juga: BPK Ungkap Potensi Masalah Dalam Tata Kelola Program Jaring Pengaman Sosial )

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan, mengaku sangat mengapresiasi pemberian bantuan kelompok wirausaha baru akibat terdampak pandemi yang dilaksanakan di Kota Tasikmalaya. Program ini diyakini akan dapat memberikan dampak positif yang sangat besar untuk keberlangsungan hidup masyarakat, khususnya Kota Tasikmalaya.

"Kita juga di Kota Tasikmalaya sudah mendapatkan bantuan JPS ini sebanyak 6 kelompok dan sudah dilaksanakan ke berbagai macam jenis wirausaha, seperti budidaya lobster, dan peternakan ayam petelur. Kita juga sudah menyampaikan terkait keinginan untuk mendirikan balai pelatihan kerja, dibangun di Kota Tasikmalaya," kata Ivan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JKN di Ujung Tanduk:...
JKN di Ujung Tanduk: Risiko Gagal Bayar yang Tidak Boleh Dibiarkan
Ultimatum Perusahaan...
Ultimatum Perusahaan yang Belum Bayar THR, Kemenaker: Hari Ini Batas Paling Lambat
Datangi Kemenaker, RPA...
Datangi Kemenaker, RPA Perindo Dampingi Pekerja Perempuan Nursiyah Dapatkan Hak-haknya
Kronologi Kasus Korupsi...
Kronologi Kasus Korupsi Sistem Proteksi TKI yang Seret Eks Dirjen Binapenta Reyna Usman
Mantan Dirjen Kemenaker...
Mantan Dirjen Kemenaker Reyna Usman Cs Didakwa Rugikan Uang Negara Rp17,6 Miliar
Raih PNBP, Perusahaan...
Raih PNBP, Perusahaan Nikel Ini Wujudkan Komitmen K3
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 2 Masih Terbuka, Ada Pilihan 24 Kejuruan
Link Daftar Pelatihan...
Link Daftar Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk Lulusan SMA/SMK, Cek Benefitnya
Pemerintah Kaji Perusahaan...
Pemerintah Kaji Perusahaan Ikut Tanggung 30% Uang Saku Peserta Magang
Rekomendasi
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Berita Terkini
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved