BPS Catat Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional dan Tempat Ibadah Rendah

Senin, 28 September 2020 - 17:28 WIB
loading...
BPS Catat Penerapan...
Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan tercatat fakta bahwa penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional dan tempat-tempat beribadah tergolong rendah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dari survei Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai perubahan perilaku di masa pandemi COVID-19 yang dilaksanakan pada 7 sampai 14 September dengan 90.967 orang, tercatat fakta bahwa penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional dan tempat-tempat beribadah tergolong rendah.

“Catatan khususnya adalah untuk pasar tradisional dan pedagang kaki lima 17,3% responden menyatakan sama sekali tidak ada protokol kesehatan,” ungkap Kepala BPS, Suhariyanto dalam Rilis Hasil Survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi COVID-19, di Media Center Satgas Penanganan COVID-19, Graha BNPB, Jakarta, Senin (28/9/2020). (Baca juga: BPS Rilis Survei Perubahan Perilaku di Masa Pandemi, Ini Kata Doni Monardo)

Suhariyanto mengatakan dilihat menurut lokasinya hasil temuannya konsisten bahwa di pasar, baik menjaga jarak, mencuci tangan maupun penerapan thermogun itu sangat sangat rendah sekali. “Jadi kalau kita lihat di sana perbedaannya sangat mencolok kembali kita semua tahu bahwa penerapan protokol kesehatan di kaki lima dan pasar tradisional sangat lemah,” katanya.

Kemudian di tempat ibadah sebanyak 5,78% responden mengaku bahwa tempat ibadah tidak menerapkan protokol kesehatan. “Kemudian berikutnya yang harus dijaga adalah tempat-tempat beribadah, karena 5,78% responden itu mengaku bahwa di tempat ibadahnya tidak ada protokol kesehatan sama sekali," jelasnya.

Suhariyanto mengingatkan agar dua tempat ini perlu perhatian khusus untuk pelaksanaan protokol kesehatan. “Jadi dua tempat ini nampaknya ke depan memang perlu perhatian yang lebih ketika kita melakukan sosialisasi protokol kesehatan.” (Baca juga: Survei BPS: 92% Responden Patuh Kenakan Masker)

“Sehingga ke depan mungkin selain sosialisasi juga perlu ada support atau bantuan langsung dari pemerintah supaya penerapan protokol kesehatannya bisa lebih tertib lagi,” tegas Suhariyanto.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Waisak 2570 BE Disemarakkan...
Waisak 2570 BE Disemarakkan dengan Gerakan Ekoteologi dan Kepedulian Lingkungan
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Dirjen Polpum Kemendagri:...
Dirjen Polpum Kemendagri: Jadikan Rumah Ibadah sebagai Pusat Fungsi Sosial
Kemendagri Inisiasi...
Kemendagri Inisiasi Penguatan Kerukunan melalui Optimalisasi Fungsi Sosial Rumah Ibadah
Pemuda Menaja 2026:...
Pemuda Menaja 2026: Bertahan atau Naik Kelas?
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Rekomendasi
Petisi Boikot Sarwendah...
Petisi Boikot Sarwendah Tembus 95 Ribu Tanda Tangan, Ruben Onsu: Itu Konsekuensi Bukan Rekayasa
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Berita Terkini
UPN Veteran Jakarta...
UPN Veteran Jakarta Hormati Proses Judicial Review Dosen di MK
Bakal Hadiri Prosesi...
Bakal Hadiri Prosesi Pemakaman Ayatulloh Khamenei, Ketua MPR: Saya Diutus Presiden
Pimpinan BGN Audiensi...
Pimpinan BGN Audiensi dengan KPK, Budi Prasetyo: Bahas Pencegahan Korupsi
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Tony Blair di Kertanegara Senin Malam Bahas Apa?
Pimpinan BGN Datangi...
Pimpinan BGN Datangi KPK, Nanik S Deyang: Kerja Sama
Status Quo Jabatan Fungsional...
Status Quo Jabatan Fungsional ASN
Infografis
5 Pasar Paling Ekstrem...
5 Pasar Paling Ekstrem dan Berbahaya di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved