Misbakhun Sebut Sri Mulyani Berani dan Jujur soal Resesi
Jum'at, 25 September 2020 - 14:02 WIB
loading...
Misbakhun Sebut Sri Mulyani Berani dan Jujur soal Resesi
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menilai, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati telah bertindak berani dan jujur dengan memproyeksian pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III/2020 kembali negatif.
Legislator Golkar itu mengatakan, pernyataan Sri Mulyani tentang pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III kembali negatif merupakan sinyal bahwa Indonesia memasuki resesi . "Menurut saya itu sebuah kejujuran dan keberanian. Tugas Menkeu memang di bidang fiskal, jadi wajar saja Bu Sri Mulyani memberikan sinyal," ujar Misbakhun di Jakarta, Jumat (25/9/2020). (Baca juga: Tugas 137 Pjs Kepala Daerah Salah Satunya Tangani Covid-19)
Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu menambahkan, sebenarnya banyak kalangan sudah memprediksi soal resesi itu. "Kami di Komisi XI DPR juga sudah memperkirakan sejak awal ketika pandemi Covid-19 berimbas ke masalah ekonomi," sambungnya.
Namun, Misbakhun menegaskan bahwa sinyal dari Sri Mulyani soal resesi itu tak perlu direspons berlebihan, apalagi dengan kepanikan. Wakil rakyat asal Pasuruan, Jawa Timur itu mengharapkan masyarakat tidak cemas. (Baca juga: Nomor Rekening Menjadi Kendala Utama Penyaluran BLT Pekerja)
Misbakhun meyakini, pemerintah akan membuat kebijakan tepat sebagai solusi. Influencer bidang ekonomi Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 itu juga mendorong pemerintah menggencarkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi. (Baca juga: Musim Umrah Dimulai, Reputasi Penanganan Covid-19 Pemerintah Indonesia Diuji)
Legislator Golkar itu mengatakan, pernyataan Sri Mulyani tentang pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III kembali negatif merupakan sinyal bahwa Indonesia memasuki resesi . "Menurut saya itu sebuah kejujuran dan keberanian. Tugas Menkeu memang di bidang fiskal, jadi wajar saja Bu Sri Mulyani memberikan sinyal," ujar Misbakhun di Jakarta, Jumat (25/9/2020). (Baca juga: Tugas 137 Pjs Kepala Daerah Salah Satunya Tangani Covid-19)
Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu menambahkan, sebenarnya banyak kalangan sudah memprediksi soal resesi itu. "Kami di Komisi XI DPR juga sudah memperkirakan sejak awal ketika pandemi Covid-19 berimbas ke masalah ekonomi," sambungnya.
Namun, Misbakhun menegaskan bahwa sinyal dari Sri Mulyani soal resesi itu tak perlu direspons berlebihan, apalagi dengan kepanikan. Wakil rakyat asal Pasuruan, Jawa Timur itu mengharapkan masyarakat tidak cemas. (Baca juga: Nomor Rekening Menjadi Kendala Utama Penyaluran BLT Pekerja)
Misbakhun meyakini, pemerintah akan membuat kebijakan tepat sebagai solusi. Influencer bidang ekonomi Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 itu juga mendorong pemerintah menggencarkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi. (Baca juga: Musim Umrah Dimulai, Reputasi Penanganan Covid-19 Pemerintah Indonesia Diuji)
Lihat Juga :