Nomor Rekening Menjadi Kendala Utama Penyaluran BLT Pekerja
Jum'at, 25 September 2020 - 08:44 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - BPJS Watch menyangsikan penyaluran gelombang pertama Bantuan Subsidi Upah (BSU) bisa selesai pada September 2020 sesuai target. Sebab ada sejumlah hal yang masih menjadi kendala.
“Beberapa jenis permasalahan dari rekening adalah nomor ganda, sudah ditutup, tidak ada transaksi dalam jangka waktu tertentu, nama rekening tidak sama dengan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, terblokir, dan data NIK di bank tidak sesuai dengan NIK penerima subsidi, dan bank dari nomor rekening si penerima bantuan tidak ikut dalam sistem kliring nasional, seperti BPR,” ujar Koordinator BPJS Watch Timboel Siregar dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2020).
(Baca: Tak Sabaran, Pengusaha Minta BLT Pegawai Dipercepat)
Pemerintah menargetkan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 15,7 juta pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Pada tahap I hingga III, BLT ini telah diberikan kepada 8.822.208 orang.Tahap IV yang baru cair kemarin diberikan kepada 2,65 juta pekerja. Timboel mengatakan dari data di atas terlihat belum seluruh rekening disetorkan perusahaan ke BPJS Ketenagakerjaan.
Segala permasalahan itu akan mempengaruhi proses eksekusi BLT kepada pekerja. Padahal bantuan ini diharapkan bisa mendorong konsumsi masyarakat sehingga mendongkrak perekonomian nasional pada kuartal III ini.
“Beberapa jenis permasalahan dari rekening adalah nomor ganda, sudah ditutup, tidak ada transaksi dalam jangka waktu tertentu, nama rekening tidak sama dengan yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, terblokir, dan data NIK di bank tidak sesuai dengan NIK penerima subsidi, dan bank dari nomor rekening si penerima bantuan tidak ikut dalam sistem kliring nasional, seperti BPR,” ujar Koordinator BPJS Watch Timboel Siregar dalam keterangan tertulis, Jumat (25/9/2020).
(Baca: Tak Sabaran, Pengusaha Minta BLT Pegawai Dipercepat)
Pemerintah menargetkan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 15,7 juta pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan. Pada tahap I hingga III, BLT ini telah diberikan kepada 8.822.208 orang.Tahap IV yang baru cair kemarin diberikan kepada 2,65 juta pekerja. Timboel mengatakan dari data di atas terlihat belum seluruh rekening disetorkan perusahaan ke BPJS Ketenagakerjaan.
Segala permasalahan itu akan mempengaruhi proses eksekusi BLT kepada pekerja. Padahal bantuan ini diharapkan bisa mendorong konsumsi masyarakat sehingga mendongkrak perekonomian nasional pada kuartal III ini.
Lihat Juga :