Menjaga Rupiah: Refleksi 28 Tahun Reformasi dan Tantangan Geopolitik Baru

Selasa, 05 Mei 2026 - 15:58 WIB
loading...
Menjaga Rupiah: Refleksi...
Perdana Wahyu Santosa, Profesor Ekonomi, Dekan FEB Universitas YARSI, Direktur Riset GREAT Institute, dan CEO SAN Scientific. Foto/Istimewa
A A A
Perdana Wahyu Santosa
Profesor Ekonomi, Dekan FEB Universitas YARSI, Direktur Riset GREAT Institute, dan CEO SAN Scientific

MENGENANG Mei 1998 bagi seorang ekonom moneter adalah melihat sebuah luka pedih dalam sejarah mata uang kita. Saat itu, rupiah terjun bebas dari kisaran Rp2.500 ke kisaran Rp16.000-Rp17.000 per dolar AS hanya dalam hitungan bulan.

Hari ini, 28 tahun sejak gelombang reformasi itu bermula, kita kembali melihat rupiah berada di level yang secara nominal tampak mirip, namun tentu dengan anatomi masalah yang sangat berbeda. Mengidentifikasi rupiah hari ini hanya dari angka nominalnya mungkin merupakan kekeliruan fatal. Kita tidak sedang berada dalam krisis kepercayaan sistemik seperti dulu; kita sedang menavigasi badai global yang jauh lebih kompleks di tahun 2026 ini.

Ketidakpastian global yang dipicu oleh eskalasi konflik di Timur Tengah telah mengubah peta risiko secara drastis. Lonjakan harga minyak dunia bukan hanya mengancam inflasi global, tetapi juga mempersempit ruang bagi bank sentral dunia untuk menurunkan suku bunga.

Di tengah situasi ini, Indonesia berdiri dengan fundamental yang jauh lebih kokoh. Cadangan devisa kita pada akhir Maret 2026 tercatat sebesar 148,2 miliar dolar AS. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan "peluru" yang cukup untuk memitigasi dampak rambatan eksternal dan menjaga stabilitas nilai tukar dari volatilitas yang berlebihan.

Sinergi sebagai Benteng Pertahanan


Akar persoalan rupiah saat ini bukanlah rapuhnya perbankan domestik, melainkan tekanan pada neraca pembayaran akibat aliran modal keluar (net outflows) yang mencapai 1,6 miliar dolar AS pada Maret 2026. Namun, yang menarik adalah bagaimana otoritas kita merespons.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Rekomendasi
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Spanyol Robek Gawang...
Spanyol Robek Gawang Prancis di Babak Pertama, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
Partai Perindo Tuntaskan...
Partai Perindo Tuntaskan SK Definitif 15 DPD Sulut, Mantapkan Persiapan Verifikasi Parpol
Berita Terkini
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved