Power Asymmetry: Ancaman Tersembunyi bagi Iklim Investasi Nasional

Senin, 04 Mei 2026 - 06:54 WIB
loading...
Power Asymmetry: Ancaman...
Listya Endang Artiani, Ekonom Universitas Islam Indonesia. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Listya Endang Artiani
Ekonom Universitas Islam Indonesia

ADA paradoks dalam narasi investasi nasional, semakin gencar kemudahan berusaha dipromosikan akan semakin besar kemungkinan kita mengabaikan variabel paling menentukan siapa yang memegang kendali. Reformasi administratif memang berjalan, perizinan dipercepat, dan angka investasi meningkat.

Namun di balik itu, terdapat realitas yang lebih sunyi, bahwa tidak semua pelaku berada dalam posisi yang setara. Sebagian bergerak tanpa hambatan, sementara yang lain tersendat sejak awal, bukan karena kekurangan kapasitas, tetapi karena keterbatasan akses.

Fenomena ini menunjukkan bahwa arus investasi tidak sepenuhnya mencerminkan daya saing, melainkan juga dipengaruhi oleh struktur kekuasaan. Dalam perspektif ekonomi kelembagaan, sebagaimana ditegaskan oleh Douglass North, kualitas institusi menentukan arah pembangunan.

Ketika distribusi kekuasaan timpang, aturan main kehilangan netralitas dan berubah menjadi instrumen seleksi. Akibatnya, investasi tidak lagi mengikuti logika efisiensi, melainkan logika akses.

Ketimpangan ini bekerja melalui berbagai mekanisme seperti asimetri informasi sebagaimana dijelaskan oleh Joseph Stiglitz, dapat memberi keunggulan bagi pelaku tertentu yang memiliki akses lebih awal terhadap peluang dan kebijakan. Sementara itu, principal-agent problem membuka ruang bagi penyimpangan kepentingan ketika pengawasan lemah. Kombinasi keduanya menciptakan pasar yang tampak kompetitif, tetapi sesungguhnya bias.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Memahami Urgensi Koperasi...
Memahami Urgensi Koperasi Desa Merah Putih
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Rekomendasi
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Berita Terkini
Pakar Nilai Penggeledahan...
Pakar Nilai Penggeledahan Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Sesuai Aturan
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Gorontalo, Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved