Urgensi PP Tunas, Upaya Membangun Generasi Digital dan Ketahanan Nasional

Kamis, 23 April 2026 - 15:10 WIB
loading...
Urgensi PP Tunas, Upaya...
Dr Anang Puji Utama, Pengajar Program Studi Damai dan Resolusi Konflik Fakultas Keamanan Nasional Unhan. Foto/Dok. SindoNews
A A A
Dr Anang Puji Utama
Pengajar Program Studi Damai dan Resolusi Konflik
Fakultas Keamanan Nasional
Universitas Pertahanan

PERKEMBANGAN teknologi informasi dan komunikasi dalam beberapa dekade terakhir telah mengubah lanskap kehidupan sosial secara fundamental. Internet tidak lagi hanya sebagai sarana pendukung, melainkan telah menjadi ruang hidup baru yang membentuk cara manusia berinteraksi, berpikir, dan memaknai realitas. Di Indonesia, penetrasi internet yang semakin masif telah mendorong transformasi berbagai proses sosial—mulai dari komunikasi dalam lingkup keluarga dan komunitas, hingga dinamika interaksi publik yang lebih luas tanpa batas.

Di satu sisi, perkembangan teknologi ini menghadirkan kemudahan dan efisiensi dalam berbagai aspek kehidupan. Namun di sisi lain, semakin melekatnya teknologi dalam keseharian masyarakat juga membawa konsekuensi perubahan nilai dan pola perilaku. Relasi antara teknologi dan budaya tidak lagi bersifat netral, melainkan saling membentuk dalam suatu ekosistem yang kerap disebut sebagai teknokultur—di mana teknologi bukan hanya alat, tetapi juga kekuatan yang membentuk cara hidup masyarakat.

Dalam konteks ini, generasi anak dan remaja menjadi kelompok yang paling terdampak sekaligus paling rentan. Kelompok usia tersebut tumbuh dan berkembang dalam ruang digital yang nyaris tanpa batas, di mana arus informasi tidak selalu terfilter dan interaksi sosial berlangsung tanpa kendali yang memadai.

Dampak nyata negatif terhadap anak-anak saat ini menjadi tantangan baru, termasuk terkait dengan upaya membangun ketahanan nasional. Anak-anak dan remaja sebagai generasi bangsa merupakan elemen penting dalam mewujudkan ketahanan nasional ke depan.

Melalui penerbitan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP Tunas), pemerintah berupaya melindungi generasi dari konten negatif dengan daya rusak yang sangat kuat serta mengarahkan pemanfaatan teknologi secara tepat dan berkualitas bagi anak-anak.

Kerentanan Generasi Digital terhadap Ketahanan Nasional
Di tengah percepatan transformasi digital, ruang sosial anak-anak Indonesia telah bergeser secara drastis. Jika dahulu interaksi dan pembentukan karakter berlangsung dominan di keluarga, sekolah, dan lingkungan fisik, kini sebagian besar terjadi di ruang digital—terutama media sosial. Dalam lanskap baru ini, anak-anak tidak lagi sekadar pengguna teknologi, tetapi juga menjadi sasaran dari arus informasi global yang tak selalu ramah, bahkan sering kali berbahaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Komentar Judi Online...
Komentar Judi Online Dinilai Bukan Sekadar Promosi, Pakar: Tapi Upaya Provokasi Sistematis
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Bumi Eropa Membara,...
Bumi Eropa Membara, Dunia Memilih Bisu: Pelajaran dari Gelombang Panas yang Tak Lagi Anomali
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Rekomendasi
10 Ayat Al-Quran tentang...
10 Ayat Al-Qur'an tentang Berbakti kepada Orang Tua, Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Sudah Pulang dari Rumah...
Sudah Pulang dari Rumah Sakit, Begini Kondisi Haji Bolot usai Kena Serangan Jantung
Berita Terkini
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
Uang Ratusan Juta Disita...
Uang Ratusan Juta Disita KPK dari OTT Bupati Langkat Syah Afandin
Syah Afandin Dinonaktifkan...
Syah Afandin Dinonaktifkan dari Ketua DPW PAN Sumut usai Kena OTT KPK
OTT KPK di Sumut, 7...
OTT KPK di Sumut, 7 Orang Ditangkap Termasuk Bupati Langkat
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Ubedilah Badrun: Kritik...
Ubedilah Badrun: Kritik Rocky Gerung pada Tiyo Ardianto Itu Keliru
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved