Di Balik Terang Kartini: Jejak Sunyi Sosrokartono

Selasa, 21 April 2026 - 14:42 WIB
loading...
Di Balik Terang Kartini:...
Agus Widjajanto, Pemerhati Sosial Budaya dan Sejarah Bangsanya. Foto: Istimewa
A A A
Agus Widjajanto
Pemerhati Sosial Budaya dan Sejarah Bangsanya

Setiap tanggal 21 April selalu kita peringati hari lahir Raden Ajeng Kartini sebagai hari emansipasi wanita. Namun, masih banyak generasi muda yang tidak memahami—bahkan tidak benar-benar mengenal—siapa Kartini dan apa yang melatarbelakangi terbitnya buku beliau yang kemudian dijadikan ikon perjuangan perempuan. Maka, penting bagi kita untuk meluruskan fakta agar tidak terjadi simpang-siur dalam memahami sejarah:

Fakta soal buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”:


1. Isinya Surat-surat Kartini

Buku itu bukan karangan utuh Kartini. Isinya merupakan kumpulan surat Kartini kepada sahabat penanya di Belanda, terutama Rosa Abendanon dan Stella Zeehandelaar, yang ditulis pada rentang tahun 1899–1904. Surat-surat ini merekam kegelisahan, pemikiran, sekaligus visi besar Kartini tentang perempuan dan bangsanya.

2. Yang Menyusun: J.H. Abendanon

Yang mengumpulkan dan menerbitkan pertama kali pada tahun 1911 adalah J.H. Abendanon, Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda, sekaligus suami Rosa Abendanon. Judul aslinya adalah Door Duisternis tot Licht. Dari sinilah gagasan Kartini mulai dikenal luas oleh dunia.

3. Peran R.M.P. Sosrokartono

Sosrokartono adalah kakak kandung Kartini. Ia dikenal sebagai wartawan perang pertama Indonesia, poliglot yang menguasai 24 bahasa, serta pernah menempuh pendidikan di Leiden. Banyak sejarawan menyebut bahwa ia turut “mengedit” dan memilih surat mana yang layak terbit.

Ia juga menjaga adiknya dari tekanan keluarga serta membantu menyalurkan surat-surat tersebut ke Eropa. Dengan demikian, jasanya sangat besar sebagai kurator sekaligus pelindung gagasan Kartini.

4. Kenapa disebut “Bapak Bangsa”?

Sosrokartono memang tokoh besar. Ia memperkenalkan istilah “Darmo Gandul” vs “Gatoloco”, mendirikan sekolah rakyat, serta memiliki konsep kebangsaan jauh sebelum Sumpah Pemuda. Soekarno bahkan pernah menyebut Sosrokartono sebagai “gurunya pemimpin”. Meski demikian, gelar resmi “Bapak Bangsa” memang tidak ada—lebih sebagai bentuk penghormatan atas kontribusinya.

Jadi benarkah buku itu “tulisan adik Sosrokartono”?


Kartini adalah adik kandung Sosrokartono. Namun narasi bahwa “Sosrokartono yang menulis” jelas keliru. Yang menulis tetap Kartini. Sosrokartono berperan sebagai kakak, mentor, sekaligus penjaga agar suara adiknya sampai ke dunia. Tanpa Sosrokartono, sangat mungkin surat-surat itu tidak pernah keluar dari Jepara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Srikandi Vol. 2 Angkat...
Srikandi Vol. 2 Angkat Peran Perempuan Lewat Aktivitas Inspiratif
Kisah Mak Netty dan...
Kisah Mak Netty dan Fitri, Kartini Era Kini di Ekosistem Grab
Lewat Bincang Bisnis...
Lewat Bincang Bisnis dan Bazaar UMKM, bank bjb Ajak Kartini Masa Kini Melek Digital
Rekomendasi
Datang Melayat, Bedu...
Datang Melayat, Bedu Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Temon
Festival Dessert Terbesar...
Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta selama Tiga Pekan
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Mahfud MD Soroti Pengalihan...
Mahfud MD Soroti Pengalihan Penyidikan Febrie Adriansyah ke Kejaksaan: Banyak yang Terkecoh
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved